Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Kejadian Luar Biasa, Dinkes Bantul Siapkan Enam Pos PAM saat Libur Lebaran

Cintia Yuliani • Jumat, 13 Maret 2026 | 22:25 WIB

Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara
Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara

BANTUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyiapkan enam pos pengamanan (PAM) saat libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa selama periode libur Lebaran.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Ahmad Riyanto mengatakan, enam pos PAM tersebut tersebar di Druwo, Piyungan, Parangkusumo, Srandakan, Bantul Kota, serta di kawasan objek wisata pantai di Bantul.

Baca Juga: Tinjau RSPLUT Budhi Dharma Giwangan, Ketua DPRD Kota Jogja Soroti Sejumlah Fasilitas Ini

“Mengantisipasi kejadian beberapa tahun terakhir di pantai ada laka pantai, serangan ubur-ubur yang beberapa kali muncul, kita siapkan juga pos pam pantai,” jelasnya Jumat (13/3).

Setiap pos PAM nantinya akan diisi tiga petugas selama periode 18 hingga 25 Maret. Pos PAM tersebut melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Bantul.

“Jadi tidak hanya rumah sakit daerah, tetapi kita juga melibatkan swasta yang ada di Bantul,” tuturnya.

Baca Juga: Mudik Tanpa Was-was: Purworejo Siapkan Bengkel Mobile dan Layanan Antar BBM bagi Pemudik

Sementara itu, Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara mengatakan, di dalam pos tersebut pihaknya melayani berbagai kasus kegawatdaruratan, terutama yang berkaitan dengan kecelakaan.

“Ada tim reaksi cepat yang bisa segera dimobilisasi ketika ada kasus-kasus kedaruratan yang memang membutuhkan layanan-layanan,” jelasnya.

Selain itu, fasilitas kesehatan di Bantul juga tetap memberikan pelayanan selama libur Lebaran. Ia mengatakan, seluruh rumah sakit dan puskesmas rawat inap tetap memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam.

Baca Juga: Serangan Siber Iran ke Perusahaan AS, Dampak Konflik yang Meluas ke Dunia Digital

Rumah sakit yang melayani pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) , baik RS Ponek maupun RS non-Ponek, diminta menjadwalkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk menangani kasus darurat.

Selain itu, puskesmas juga diminta untuk siaga menghadapi kemungkinan munculnya penyakit secara tiba-tiba maupun kasus keracunan makanan yang berpotensi terjadi saat Lebaran. (cin) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pos pengamanan #kejadian luar biasa #dinkes bantul #pos pam #Bantul #libur lebaran #Dinas Kesehatan (Dinkes) #lebaran