BANTUL - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul mulai melakukan pemeliharaan dan perbaikan pada jalan yang mengalami kerusakan. Namun, perbaikan tersebut hanya mengandalkan sisa anggaran planning, monitoring, evaluation, and learning (PMEL) tahun lalu.
“Anggaran PMEL tahun lalu sekitar Rp 7 miliar,” beber Kepala DPUPKP Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon Minggu (1/3).
Saat disinggung sisa anggaran, Jimmy pun mengaku tidak ingat jumlahnya. Dia menyebut, penggunaan anggaran ini dilakukan karena dinasnya masih menunggu proses pengadaan anggaran di tahun ini untuk pemeliharaan jalan berlubang. “Untuk antisipasi Lebaran dan puasa,” tuturnya.
Pemeliharaan jalan berlubang kini masih dilakukan di sekitan Jalan Soragan, depan kantor BPBD Bantul, jalan kawasan Druwo-Klodran, Jalan Tembi sampai Sudimoro, dan sekitar Karangkajen. “Tembi Sudimoro parah, perbaikan juga akan berlanjut di jalan lain, mungkin besok Cepit Tembi, untuk ruas jalan yang banyak dilalui warga,” jelasnya.
Saat ini, pengerjaannya belum mencapai 10 persen. Namun, pihaknya akan mengusahakan semaksimal mungkin agar target pengerjaan selesai sebelum Lebaran.
Sementara untuk jalan provinsi yang berlubang, kata dia, paling banyak berada di sekitar Jalan Palbapang, Jalan Samas, dan sebagian Jalan Parangtritis. Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional DIY untuk melakukan pemeliharaan jalan provinsi di Bantul.
Dia berharap, dengan adanya pemeliharaan ini, angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang. “Pengendara dapat berlalu lintas dengan nyaman,” ujarnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, jalan berlubang di Jalan Jogja-Wates, Argosari, Sedayu menyebabkan kecelakaan pada Kamis (26/2).
“Akibat kecelakaan, korban berinisial FPP asal Kulon Progo mengalami luka lecet-lecet pada tangan dan kaki, serta kepala terasa pusing,” jelasnya.
Kronologi kejadian, kata dia, berawal saat FPP, 22, sedang mengendarai motor dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Setelah melewati jalan berlubang FPP hilang kendali, sehingga terpental dan terjauh bersama dengan kendaraannya.
Rita mengatakan, saat ini jalan berlubang tersebut, telah dilakukan penambalan aspal oleh petugas terkait untuk menghindari kejadian serupa. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita