BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan harga bahan pokok (bapok) menjelang hari raya Idul Fitri terpantau stabil.
Terutama untuk komoditas beras, gula pasir, dan minyak. Meski sempat melejit harga cabai rawit, pun saat ini terpantau menurun di angka Rp 75 ribu per kilogram (kg).
“Ya, secara keseluruhan bahan pokok ini aman harganya,” kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta saat ditemui di Pasar Imogiri dalam pemantauan harga bapok Kamis (26/2/2026).
Dari hasil pemantauan harga bapok di Pasar Bantul, harga yang stabil yakni beras Rp 12 ribu per kg, gula pasir Rp 16 ribu per kg, dan minyak Rp 15.500 per liter.
Sementara komoditas cabai rawit merah saat awal puasa sempat menyentuh Rp 95 ribu per kg, saat ini menjadi Rp 75 ribu per kg.
Cabai merah keriting awal puasa Rp 40 ribu per kg saat ini Rp 35 ribu per kg. Sedangkan bapok yang mengalami kenaikan pada daging ayam, sebelumnya Rp 38 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg.
“Yang daging kenaikan sedikit tapi masih di harga eceran tertinggi (HET),” terangnya.
Terkait dengan stok bapok, dipastikan masih aman. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan sampai dengan akhir Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri.
“Mudah-mudahan kondisi masih stabil dan kita akan memastikan bahwa di samping harga stabil barang juga ready tersedia dan ada,” bebernya.
Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Terbitkan SE Jam Kerja ASN Selama Ramadan, 32 Jam 30 Menit per Minggu
Dia belum memiliki rencana untuk melakukan operasi pasar, karena harga bapok relatif stabil.
Namun jika ada lonjakan harga secara signifikan, Pemkab Bantul akan melakukan operasi pasar.
Sementara itu, penjual beras di Pasar Imogiri Ayub Ken Warsiningsih, 38, mengatakan, memang harga beras saat ini stabil. Paling murah diharga Rp 12.200 dan paling mahal di harga Rp 15.400 per kg.
“Tapi saat Ramadan ini sepi, paling terjual empat ton beras perhari,” katanya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita