Januari hingga Pertengah Februari 2026, Tercatat Ada 157 Pohon Tumbang di Bantul
Cintia Yuliani• Minggu, 22 Februari 2026 | 21:45 WIB
EVAKUASI: Penanganan pohon tumbang di Jalan Parangtritis yang sempat menyebabkan akses arus lalu lintas terhambat Rabu (18/2).
BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat, pohon tumbang banyak terjadi saat musim hujan tahun ini. Tercatat dari Januari hingga Minggu (22/2), sebanyak sekitar 157 pohon tumbang terjadi di Bantul. Pohon tumbang ini dipicu, karena intensitas hujan tinggi dan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amrudin mengatakan, bulan Januari tercatat sebanyak 26 pohon tumbang terjadi. Tersebar di 13 kapanewon yakni Sedayu, Sewon, Banguntapan, Pajangan, Piyungan, Bantul, Pandak, Srandakan, Pleret, Jetis, Sanden, Kretek, dan Imogiri.
“Paling banyak pohon tumbang di Kapanewon Bantul 13 titik,” jelasnya Minggu (22/2).
Sementara itu, Bulan Februari ini sudah ada pohon tumbang sebanyak 131 titik, tersebar 16 kapanewon yakni Sewon, Bantul, Kasihan, Banguntapan, Pleret, Sanden, Sedayu, Jetis, Imogiri, Srandakan, Dlingo, Pandak, Jetis, Pajangan, Piyungan, dan Sanden.
“Paling banyak kemarin sebanyak 130 pohon tumbang terjadi Rabu 18 Januari, yang lainnya pohon beringin di Masjid Gedhe,” katanya.
Dampak adanya pohon tumbang mengakibatkan jaringan listrik mati, akses jalan yang tertutup, rumah rusak, rusaknya fasilitas umum, dan beberapa kendaraan rusak akibat tertimpa pohon.
Maka dari itu, pihaknya melakukan upaya untuk mengantisipasi pohon tumbang yang ada di Bantul. Mujahid membeberkan, telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), DPUPESDM DIY terkait dengan penebangan beberapa pohon yang rawan tumbang.
Selain itu, BPBD Bantul melakukan identifikasi terhadap sejumlah titik pohon yang mengalami kerapuhan atau berpotensi tumbang.
Ia mengimbau, kepada masyarakat saat musim hujan ini, agar jauhi pohon besar, papan reklame, dan bangunan rapuh saat angin kencang.
Bagi warga yang berada di bantaran sungai dan lereng bukit, diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan jika hujan turun lebih dari satu jam tanpa berhenti.
“Cabut perangkat elektronik jika petir mulai mendekat dan segera matikan aliran listrik jika air mulai masuk ke dalam rumah,” imbaunya.
Selain itu, hindari memaksakan berkendara saat jarak pandang terbatas akibat hujan lebat dan cari tempat berteduh yang aman bukan di bawah flyover atau pohon. (cin)