Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kolaborasi dengan HMJ Fotografi ISI Jogjakarta, FPSI Perkuat Ekosistem Fotografi Muda lewat IIYPF 2026

Guntur Aga Tirtana • Senin, 9 Februari 2026 | 07:30 WIB
Pengunjung mengamati karya-karya foto yang dipamerkan dalam 1st Indonesia International Youth Photo Festival (IIYPF) 2026, di Kampus ISI Jogja Minggu (8/2).
Pengunjung mengamati karya-karya foto yang dipamerkan dalam 1st Indonesia International Youth Photo Festival (IIYPF) 2026, di Kampus ISI Jogja Minggu (8/2).
BANTUL – Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fotografi Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta menyelenggarakan 1st Indonesia International Youth Photo Festival (IIYPF) 2026. Festival fotografi muda bertaraf internasional ini digelar pada 5–14 Februari 2026.
 
IIYPF menjadi ajang fotografi internasional perdana di Indonesia yang secara khusus menitikberatkan pada penguatan peran generasi muda dalam perkembangan fotografi nasional dan global. Selama 10 hari penyelenggaraan, festival ini diharapkan melibatkan ribuan fotografer muda dari berbagai daerah.
 
Baca Juga: Sekelompok Pemuda Bersajam Serang Warga di Jetis, Enam Orang Diamankan Polisi
 
FPSI yang telah berdiri selama 52 tahun terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika fotografi. Sejak Agustus 2024, FPSI secara strategis memfokuskan pengembangan fotografi Indonesia pada generasi muda, dengan penekanan pada aspek teknis, etika, dan wawasan global. Saat ini FPSI menaungi 40 klub foto di 20 kota di Indonesia, dengan 11 di antaranya merupakan klub foto mahasiswa.
 
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan fotografi, FPSI juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan ISI Jogjakarta. Kolaborasi tersebut membuka ruang pembelajaran dan pertukaran pengetahuan berkelanjutan, salah satunya melalui penyelenggaraan IIYPF 2026 yang melibatkan lintas perguruan tinggi.
 
Baca Juga: Kontrak Setahun, Pemain Asing asal Belanda Donny Warmerdam Siap Buktikan Diri Bersama PSIM Jogja
 
Ketua Umum FPSI Agatha Anne Bunanta mengatakan, IIYPF 2026 merupakan wujud komitmen FPSI dalam membangun masa depan fotografi Indonesia yang berkelanjutan.
 
“Keberlanjutan fotografi Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Melalui IIYPF 2026, FPSI membuka ruang bagi fotografer muda untuk belajar, berkolaborasi, dan berjejaring secara internasional agar berkembang secara kreatif, etis, dan profesional,” ujarnya.
 
Salah satu agenda utama IIYPF 2026 adalah Pameran Foto Internasional bertema Visual Symphony: Melodies of the World in a Frame. Pameran ini diikuti fotografer muda dari 13 negara yang mencakup Amerika Serikat, Brasil, sejumlah negara Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
 
Baca Juga: Perekonomian Tak Menentu, Masyarakat Pilih Investasi Emas untuk Amankan Aset; Sejarah Buktikan Paling Stabil, Mudah Diuangkan
 
Sebanyak 1.018 karya dari 380 fotografer muda diseleksi oleh kurator Agatha Anne Bunanta, Edial Rusli, dan Harno Dwi Pranowo. Hasilnya, 220 karya dari 219 fotografer muda terpilih untuk dipamerkan. Pameran ini juga mendapat pengakuan internasional dengan perolehan FIAP Auspicious dari Federation Internationale de l’Art Photographique (FIAP) di bawah naungan UNESCO.
 
Selain pameran, IIYPF 2026 menghadirkan berbagai workshop fotografi dengan pembicara lintas genre, mulai fotografi jurnalistik, model, konten kreator, hingga street photography. Rangkaian kegiatan ini bertujuan memperkaya wawasan dan meningkatkan keterampilan teknis peserta.
 
Sebagai puncak acara, FPSI menggelar Lomba Foto On The Spot “Laga Fotografi Kawula Muda 2026” yang didukung HISFA Yogyakarta. Kompetisi ini diikuti lebih dari 500 fotografer muda berusia maksimal 25 tahun dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Baca Juga: PSS Sleman Geber Latihan Lebih Keras untuk Putaran Ketiga
 
FPSI berharap IIYPF 2026 menjadi tonggak penting bagi perkembangan fotografi generasi muda Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta fotografi dunia. Ke depan, IIYPF direncanakan menjadi agenda tahunan FPSI.
 
“Bagi FPSI, fotografi bukan hanya soal karya, tetapi juga proses belajar dan pembentukan karakter. IIYPF 2026 kami hadirkan sebagai ruang tumbuh bagi fotografer muda Indonesia,” pungkas Agatha.
Editor : Sevtia Eka Novarita
#IIYPF #Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia #fotografi #FPSI #Indonesia International Youth Photo Festival #HMJ #Himpunan Mahasiswa Jurusan #Institut Seni Indonesia (ISI)