BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mencatat sebanyak 31 sekolah mengajukan permohonan ramp check kendaraan sebelum pelaksanaan outing class sepanjang 2025. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan armada yang digunakan dalam kondisi layak jalan dan aman.
Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Transportasi Dishub Bantul Ganis Pratomo Wibowo mengatakan, permintaan ramp check biasanya meningkat saat libur sekolah. Khususnya bulan Juli dan Desember.
“Pada Desember tahun lalu saja, ada 11 sekolah yang mengajukan ramp check bus pariwisata,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (7/1).
Ia menjelaskan, ramp check memiliki tujuan utama untuk menyosialisasikan penggunaan kendaraan yang berkeselamatan kepada sekolah, instansi, maupun masyarakat.
Kendaraan yang digunakan harus memenuhi persyaratan teknis dan administrasi. Mulai dari kelengkapan STNK, SIM pengemudi, serta bukti lulus uji KIR.
Ganis menyebutkan, dari permohonan ramp check yang masuk, sekitar 90 persen kendaraan telah memenuhi persyaratan administratif. Setelah itu, Dishub Bantul dapat mengirimkan tim ke lokasi untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi kendaraan di lapangan.
"10 persennya tidak bisa melengkapi, secara terpaksa kita tidak bisa mengirim tim ke sana kita hanya bisa memberikan imbauan kepada sekolah atau biro," jelasnya.
Sementara itu, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan sekitar 95 persen bus yang dicek dinyatakan layak jalan. Adapun kekurangan yang ditemukan umumnya bersifat minor dan hanya memerlukan rekomendasi perbaikan.
Dia berharap, melalui ramp check ini, keselamatan perjalanan bagi siswa, instansi, maupun masyarakat dapat lebih terjamin. Baik saat berangkat maupun saat kembali ke rumah.
Selain aspek keselamatan, Dishub Bantul juga berupaya memberikan edukasi dan mendorong sekolah untuk menggunakan armada lokal, khususnya dari Bantul. “Agar penggunaan kendaraan lokal bisa meningkatkan perputaran ekonomi,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Bantul Gatot Sunarto mengatakan, terakhir pihaknya melakukan ramp check kendaraan bus pariwisata sekolah di SMP Negeri 3 Bantul sebanyak empat bus Selasa (6/1).
“Hasilnya, semua memenuhi persyaratan,” katanya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita