BANTUL - Kebakaran terjadi di pabrik tahu yang berlokasi di Padukuhan Nitipuran RT 7, Ngestiharjo, Kasihan Sabtu (3/1) sekitar pukul 18.15. Diduga terjadi karena bara api tungku pembakaran terkena angin, sehingga merambat ke dinding yang kotor.
"Lalu terkena serbuk kayu dan minyak," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto Minggu (4/1).
Baca Juga: Dua Pasar di Sleman Rusak akibat Hujan, Disperindag Antisipasi Kejadian Serupa
Menurutnya, kronologi kejadian berawal dari adanya aktivitas penggorengan di pabrik selesai sekitar pukul 16.30. Lalu seluruh karyawan yang berjumlah delapan orang beristirahat.
Setelah dua jam berlalu, salah satu karyawan di antaranya melihat api yang tersisa di bara tungku penggorengan. Karena pintu yang tidak tertutup, membuat angin mudah masuk ke dalam ruangan. Sehingga api yang tersisa di tungku penggorengan merembet ke dinding dan atap pabrik.
Baca Juga: Lewat Gol Ze Valente, PSIM Jogja Raih Kemenangan Krusial atas Semen Padang di SSA Bantul
"Setelah itu karyawan tersebut melapor, dan pemilik pabrik dibantu warga serta relawan FPRB Ngestiharjo memadamkan api, ada juga dua pemadam kebakaran yang membantu," tuturnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dinding, atap, instalasi listrik, pompa air, dan tungku penggorengan hangus terbakar.
Baca Juga: Sikapi Penutupan TPST Piyungan, Kartamantul Klaim Tangani Serius Sampah dari Hulu hingga Optimalkan TPS3R
Akibat kejadian tersebut, Slamet Safuan, 47, pemilik pabrik tahu mendapatkan kerugian hingga Rp 15 juta. (cin/eno)