BANTUL - Yayasan Amal Kasih Difa Indonesia, UMKM difabel binaan Bank BPD DIY menerima bantuan Rp 100 juta. Disalurkan dari Jasa Keuangan Cup (JKC) bertema Golf for Charity sebagai dukungan nyata untuk mengembangkan usaha.
Bantuan ini disalurkan melalui Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY Rabu (17/12). Sebagai bentuk kolaborasi sosial pelaku industri jasa keuangan untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya UMKM difabel.
Bantuan secara simbolis diterima oleh Founder Difabel Zone Indonesia Lidwina Wuri Akdhiyatni, dari Kepala OJK DIY Eko Yunianto dan Direktur Utama Bank BPD DIY sekaligus Ketua FKIJK DIY Santoso Rohmad. Total dana JKC Golf for Charity yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 800 juta dan disalurkan di DIY, DKI Jakarta, serta Kendari, Sulawesi Tenggara.
Eko menyebut, JKC Golf for Charity bukan hanya ajang olahraga dan silaturahmi. Tetapi juga wadah kolaborasi sosial yang memberikan dampak nyata. Seluruh dana yang terkumpul diserahkan sepenuhnya untuk mendukung kegiatan sosial Yayasan Amal Kasih Difa Indonesia.
Sementara Santoso menyampaikan, Bank BPD DIY telah beroperasi selama 64 tahun di DIY dan terus berkomitmen mengembangkan UMKM, termasuk difabel. Agar mereka memiliki kesempatan usaha yang mandiri dan produktif.
Yayasan Amal Kasih Difa Indonesia merupakan mitra binaan Bank BPD DIY. Difabel Zone Indonesia, yang didirikan pada 2015, memberikan ruang bagi teman-teman difabel untuk berkarya melalui pelatihan membatik dan menjahit.
Dari awalnya hanya memiliki tujuh anggota, kini sekitar 50 difabel. Mereka telah mandiri dan mampu mengembangkan usaha mereka dengan percaya diri. “Kami ingin membuktikan difabel bisa produktif dan mandiri,” sebut Lidwina.
Dengan dukungan JKC Golf for Charity, khususnya bagi UMKM difabel mitra binaan Bank BPD DIY, UMKM difabel kini memiliki peluang lebih luas untuk berkembang. Program ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa pemberdayaan sosial dan ekonomi dapat berjalan seiring. (vis)
Editor : Sevtia Eka Novarita