IMOGIRI - Mayat perempuan ditemukan di aliran Sungai Celeng, tepatnya wilayah Sungai Numpukan, Padukuhan Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Awalnya, korban sempat tidak diketahui identitasnya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan tim Inafis Polres Bantul, diketahui korban bernama Suparni, 55, warga Manding Dawang, Kalurahan Sabdodadi, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Ia menjelaskan, penemuan mayat bermula saat dua anak yang tengah bersepeda melintas di sekitar lokasi sungai.
Kedua saksi tersebut diketahui bernama Ali Ahmad Firdaus Mahali, 13, dan Fahri Ali Mufid, 11, warga Padukuhan Dronco, Kalurahan Girirejo, Imogiri.
“Saat melintas di selatan Jembatan Numpukan Mojolegi, kedua saksi melihat tubuh seorang perempuan berada di aliran sungai yang saat itu airnya dangkal dan jernih," jelasnya Minggu (9/11/2025).
Kemudian kedua saksi tersebut langsung memberitahukan warga setempat yang saat itu sedang gotong royong.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangtengah dan Polsek Imogiri.
Tak lama, tim Inafis Polres Bantul datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan awal.
Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Suparni, 55, ibu rumah tangga yang berdomisili di Manding Dawang, Sabdodadi, Bantul.
Pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Imogiri, yaitu bidan Nuning Lestari dan perawat Sumiarti, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
“Hanya ditemukan memar di punggung tangan kiri. Korban diperkirakan meninggal sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan,” ujar Rita.
Keluarga korban yang diwakili Kepala Dukuh Manding Dawang datang ke lokasi dan memastikan mayat tersebut benar adalah Suparni.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. (cin)
Editor : Winda Atika Ira Puspita