Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Bantul Dorong SPPG Serap Bahan Baku dari KDMP, Kumpulkan 21 Pelaku Usaha SPPG dengan 38 KDMP

Cintia Yuliani • Selasa, 4 November 2025 | 12:05 WIB

 

 

DISKUSI: Jajaran SPPG dan KDMP di Bantul bertemu dalam satu forum untuk menjalin kerja sama di Gedung Induk Lantai 3 Kompleks Parasamya, Pemkab Bantul Senin (3/11).
DISKUSI: Jajaran SPPG dan KDMP di Bantul bertemu dalam satu forum untuk menjalin kerja sama di Gedung Induk Lantai 3 Kompleks Parasamya, Pemkab Bantul Senin (3/11).

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus mengupayakan penguatan kerja sama antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Oleh karena itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mempertemukan 21 pelaku usaha SPPG dengan 38 KDMP. "Tujuannya agar kedua pihak saling memahami kebutuhan sekaligus peluang kerja sama SPPG yang akan membeli bahan baku dari KDMP," jelas Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha saat ditemui di Pemkab Bantul Senin (3/11).

Terlebih, kebutuhan utama program makan bergizi gratis (MBG) mencakup beras, lauk hewani seperti daging sapi, ayam, ikan, dan telur, serta lauk non-hewani seperti tempe dan tahu. Pasokan tersebut, bisa diperoleh dari KDMP yang mengelola usaha sembako maupun produk pertanian lokal. “Beberapa KDMP sebelumnya belum terhubung dengan SPPG belum punya kontaknya. Setelah dipertemukan, mereka bisa segera membangun jejaring,” harapnya.

Meski kerja sama ini belum bersifat wajib, Pemkab Bantul akan terus mendorong keterlibatan kedua pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bantul Fenty Yusdayati menegaskan, penguatan kerja sama tersebut bagian dari strategi menjaga rantai pasok MBG tetap stabil. “Salah satunya dengan mendekatkan mereka pada SPPG yang baru terbentuk,” ujarnya.

Dari total 75 KDMP, sebanyak 38 di antaranya yang memiliki gerai sembako siap beroperasi dan dapat disinergikan dengan 21 SPPG. Langkah itu dilakukan agar KDMP dapat segera mengambil peran dalam penyediaan bahan pangan untuk MBG.

“Kami juga sudah memberikan data komoditas pertanian, perikanan, dan kelautan yang telah dikurasi dinas terkait, sehingga pasokan yang masuk ke SPPG terjamin aman dan berizin,” jelasnya. (cin/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pelaku usaha #Pemerintah Kabupaten (Pemkab) #Koperasi Desa Merah Putih #KDMP #sembako #Bantul #Program makan bergizi gratis (MBG) #SPPG #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #bahan baku