Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lupa Matikan Kompor, 11 Warung Makan di Objek Wisata Kebun Buah Mangunan Terbakar

Cintia Yuliani • Rabu, 1 Oktober 2025 | 22:41 WIB

 

TINDAKAN: BPBD Bantul sedang memadamkan kobaran api yang membakar warung di objek wisata Kebun Buah Mangunan Selasa (30/9)
TINDAKAN: BPBD Bantul sedang memadamkan kobaran api yang membakar warung di objek wisata Kebun Buah Mangunan Selasa (30/9)

BANTUL – Kebakaran terjadi di objek wisata Kebun Buah Mangunan yang berada di Padukuhan Mangunan, RT 13, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo Selasa (30/9).

Akibat kejadian tersebut 11 warung makan dengan luas bangunan berukuran 17 × 30 meter ludes terbakar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo mengatakan setelah dilakukan assessment, kebakaran diduga karena salah satu pedagang lupa mematikan kompor.

Ia juga memastikan hanya 11 kios warung makan saja yang terbakar, sedangkan pohon tidak ada yang terbakar karena sumber kebakaran jauh dari pohon.

“Karena warungnya pakai tripleks atasnya seng jadi seluruh kios mudah terbakar,” jelasnya saat dihubungi lewat telepon Rabu (1/9).

Lanjutnya, untuk sementara hari ini tempat wisata Kebun Buah Mangunan ditutup dengan tujuan untuk membersihkan puing-puing yang terbakar.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan keprihatinannya atas kejadian kebakaran tersebut.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele hal-hal kecil, seperti lupa mematikan kompor.

“Sehingga kompor ini terus menyala dan membuat isi ruangan sekitarnya panas dan terbakar,” lanjutnya.

Kasi Humas Polres Bantul Rita Hidayanto mengatakan, kronologi kejadian berawal dari Kuswanto sebagai petugas piket objek wisata kebun buah Mangunan mendengar suara letusan sekitar pukul 21.30.

Lalu Kuswanto mengecek ke arah kios-kios warung makan yang berada di atas puncak Kebun Buah Mangunan.

“Melihat api sudah membesar dari kios yang berada di sebelah selatan lalu menjalar ke kios utara, kemudian Kuswanto meminta tolong kepada petugas piket lainnya,” jelasnya.

Pemadaman selesai pukul 00.10 dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan armada yang dikerahkan sebanyak lima truk pemadam kebakaran.

“Kerugian capai Rp 220 juta,” tutupnya. (cin)

Editor : Bahana.
#Mangunan