Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Bantul Gelar Gerakan Pangan Murah

Cintia Yuliani • Selasa, 16 September 2025 | 18:37 WIB

MENGECEK: Wakil Bupati Aris Suharyanta sedang mengecek bahan pokok yang dijual di Gerakan pangan murah di Lapangan Timbulharjo Selasa (16/9)
MENGECEK: Wakil Bupati Aris Suharyanta sedang mengecek bahan pokok yang dijual di Gerakan pangan murah di Lapangan Timbulharjo Selasa (16/9)
BANTUL – Di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus merangkak naik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Timbulharjo, Sewon.

Kegiatan ini langsung diserbu masyarakat karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding pasaran.

Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan apresiasinya. Menurut dia, program ini sangat membantu warga.

Ia Berharap ke depan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul terus memantau perkembangan harga dan stok barang.

“Sejak lama kita ingin swasembada pangan sehingga stok tetap aman dan harga tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Timbulharjo saat Gerakan pangan murah Selasa (16/9).

Aris memastikan kualitas komoditas yang dijual terjamin. Beras yang tersedia, kata dia, berwarna putih bersih, minyak goreng juga hadir dalam berbagai pilihan, mulai sawit hingga minyak biasa. Telur dan bawang merah juga tersedia dalam jumlah banyak.

“Bahkan telur langsung habis diborong warga,” tuturnya.

Gerakan pangan murah ini menjadi langkah antisipasi Pemkab Bantul setelah sebelumnya terjadi kenaikan harga beberapa bahan pokok yang melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berupaya menekan gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.

Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo menambahkan, total komoditas yang disiapkan mencapai 6,5 ton.

Beberapa contoh harga yang ditawarkan yakni bawang merah Rp 26 ribu sampai 30 ribu per kilogram.

Bawang putih Rp 34 ribu. Minyak goreng Rp 14.500 sampai Rp 15.500 per kilogram. Gula pasir Rp 16 ribu, telur ayam Rp 25 ribu beras berbagai jenis beras Rp 56 ribu sampai 69 ribu per kilogram.

“Telur, harga di pasaran Rp 28 ribu, sementara di kegiatan ini hanya Rp 25 ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan harga yang ditawarkan pada kegiatan ini juga lebih terjangkau. Untuk beras medium hingga premium dipatok lebih murah dibanding pasaran.

"Bawang merah selisihnya 5 ribu, kalau telur 3 ribu," tambahnya.

Secara keseluruhan, lanjutnya, seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar. (cin)

Editor : Bahana.
#Bantul #bahan pokok #Pemkab Bantul