Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pria di Banguntapan Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Membusuk, Inafis Polres Bantul Pastikan Bukan karena Sengatan Listrik

Cintia Yuliani • Senin, 8 September 2025 | 02:30 WIB

 

TKP: Rumah di Pringgolayan RT 02, Banguntapan yang menjadi penemuan pria meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.
TKP: Rumah di Pringgolayan RT 02, Banguntapan yang menjadi penemuan pria meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.

BANTUL - Warga Pringgolayan RT 02, Banguntapan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam rumahnya Sabtu (6/9) sore. Korban diketahui bernama Wahyu Budiawan, 23. Merupakan karyawan di Penerbit Buku Erlangga, yang ditemukan sudah dalam kondisi membusuk.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Dwi Rahmanto, 33. Sekitar pukul 17.00, saksi bermaksud menengok korban setelah sepekan sebelumnya sempat mengantar makanan.

Namun, saat dipanggil tidak ada jawaban. Saksi pun kemudian membuka pintu rumah dengan kunci cadangan. Sebelumnya telah disepakati, mengingat korban memiliki riwayat sakit.

“Saksi mendapati korban sudah terbujur kaku, tubuh membusuk, dan tercium bau menyengat. Ada kabel rol listrik menyentuh kaki korban,” bebernya Minggu (7/9).

Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Banguntapan. Petugas piket dipimpin Aiptu Oni Indarto tiba di lokasi sekitar pukul 17.35 untuk mengamankan TKP.

Hasil identifikasi, tim Inafis Polres Bantulmenyebutkan tidak ditemukan tanda penganiayaan. “Tubuh korban sudah membusuk, ada belatung, dan dipastikan bukan karena tersengat listrik. Kondisi PLN normal saat korban ditemukan,” lanjutnya.

Sekitar pukul 19.35, jenazah dibawa petugas PMI Kota Jogja ke RS Bhayangkara Polda DIY. Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat sakit saraf dan rutin kontrol di RSPAU Harjolukito. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut secara hukum.

“Evakuasi berlangsung hingga pukul 19.45 dengan melibatkan kurang lebih 30 personel gabungan,” kata Rita. (cin/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#penemuan jasad #tim inafis #pria #Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto #Peristiwa 1 Juli #Banguntapan #polres bantul #Pringgolayan #POLDA DIY