Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahasiswa Fisipol UMY Ikut Gelar Aksi Solidaritas, Turut Tabur Bunga serta Doakan Affan Kurniawan dan Rheza Sendy Pratama

Sevtia Eka Nova • Senin, 1 September 2025 | 04:22 WIB
BEM Fisipol UMY gelar doa bersama untuk Affan dan Rheza Minggu (31/8).
BEM Fisipol UMY gelar doa bersama untuk Affan dan Rheza Minggu (31/8).

BANTUL - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UMY ikut gelar aksi solidaritas Minggu (31/8) malam. Mereka ikut mendoakan dua korban jiwa dalam tragedi demonstrasi yang ada di Jakarta dan Jogja. Yakni Affan Kurniawan yang merupakan pengemudi ojek online, serta Rheza Sendy Pratama, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta.

Gubernur BEM Fisipol UMY Raden Ambawa Arya Wibisana menegaskan, aksi ini bukan hanya bentuk penghormatan. Tetapi juga pernyataan sikap terhadap kondisi sosial-politik nasional yang dinilai semakin rapuh.

Di tengah lanskap politik yang kian rapuh, lanjutnya, rakyat Indonesia menghadapi ketimpangan sosial dan ekonomi yang menambah penderitaan. "Alih-alih melahirkan kebijakan pro-rakyat, justru kita dihadapkan pada kebijakan yang menekan,” tegas Arya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja Minggu (31/8).

Lebih menyedihkan, lanjutnya, aparat keamanan bertindak melampaui batas hingga merenggut nyawa seseorang. Arya menambahkan, doa bersama ini merupakan penghormatan terakhir sekaligus solidaritas atas perjuangan almarhum Affan dan Rheza.

“Nyawa manusia tidak bisa digantikan dengan apa pun. Doa ini kami panjatkan dengan ikhlas dan khidmat, sebagai penghormatan terbaik kepada kawan-kawan yang gugur memperjuangkan keadilan,” ungkapnya.

Aksi damai tersebut diisi dengan doa bersama yang dipimpin perwakilan mahasiswa, dilanjutkan peletakan bunga secara simbolis bagi Affan dan Rheza. 

Sementara itu, Kepala Direktorat Kemahasiswaan dan Karir UMY Sugito yang turut hadir mengingatkan, agar perjuangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Mengutamakan keselamatan dan keamanan.

“Ini bentuk kepedulian luar biasa. Tetapi perjuangan tidak bisa instan, semuanya butuh proses dan ketahanan,” pesan Sugito.

Ia juga menekankan, agar mahasiswa berhati-hati dalam beraktivitas. Baik di dalam maupun di luar kampus. Sugito berpesan agar mahasiswa tidak terlalu banyak beraktivitas di luar, terutama hingga larut malam. Demi menjaga keselamatan dan kesehatan agar perjuangan dapat terus berlanjut tanpa mengorbankan nyawa.

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Mahasiswa #fisipol #BEM #korban jiwa #Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik #demonstrasi #UMY #Affan Kurniawan #Rheza Sendy Pratama