Pria itu berinisial MD, 28, warga Kotagede, Yogyakarta.
Ia ditemukan oleh sejumlah saksi dalam keadaan tergeletak dengan jeratan tali plastik di leher, diduga kuat akibat gantung diri.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 di sebuah rumah kos milik Kasdadi yang terletak di Bodon RT 03, Jagalan, Banguntapan, Bantul.
Korban diketahui bekerja sebagai karyawan swasta dan tinggal di tempat kos tersebut seorang diri.
Kejadian pertama kali diketahui oleh istrinya, yang sempat datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 untuk mengambil pakaian anak mereka.
Saat itu, ia merasa curiga karena suasana kos tampak gelap dan sepi, meski sepeda motor milik korban terlihat masih terparkir di halaman.
Merasa ada yang janggal, Desti lantas kembali ke rumah temannya di Brontokusuman dan mengajak tiga orang saksi lainnya untuk kembali ke lokasi dan memastikan kondisi korban.
Saat memeriksa ke dalam kamar mandi, dua saksi kaget melihat korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dengan jeratan tali plastik warna putih di leher,” kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana saat Minggu (15/6).
Tim Inafis Polres Bantul yang datang ke lokasi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 11 jam sebelum ditemukan.
Luka di bagian kepala korban diduga akibat benturan dengan kaca akuarium yang pecah di sekitar lokasi kejadian.
“Dugaan kuat korban melakukan gantung diri. Dari hasil visum, ada luka akibat benturan dan keluar sedikit sperma dari kelamin korban," lanjut Jeffry.
Diketahui, korban sempat mengeluhkan permasalahan keluarga kepada rekannya saat ronda malam sebelumnya.
Bahkan, istri korban diketahui telah meninggalkan tempat kos sejak lima hari lalu akibat percekcokan.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya disampaikan kepada pihak keluarga, mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki proses hukum lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Prenggan, Kotagede untuk dimakamkan sesuai keyakinan korban. (cr2)
Editor : Bahana.