BANTUL – Warga Pedukuhan Ngujung Dukuh V, Kalurahan Gadingharjo, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, digemparkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia akibat gantung diri, Minggu pagi (11/5) sekitar pukul 08.30.
Menurut keterangan Kepala Seksi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, korban yang diketahui bernama Heni Prawoto, 26, ditemukan oleh S ibu korban di kamar dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
"Ibunya masuk ke kamar korban mau memasukkan sarung dan sudah mendapati korban telah gantung diri. Kemudian ia langsung menangis keluar kamar sambil memanggil suaminya," jelasnya.
Melihat hal tersebut, SP ayah korban langsung melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya kepada Polsek Sanden.
Polisi langsung menindak kejadian tersebut dengan mendatangi tempat kejadian dan memasang garis polisi.
"Pimpinan Kapolsek Sanden AKP Joko Mulyono, Aiptu Wijanarko dari INAFIS Polres Bantul, dan Fajar Kurniawati tim medis Puskesmas Sanden langsung mendatangi lokasi kejadian," imbuhnya.
Selain itu, lurah, Jogo Boyo Kalurahan Gadingharjo, dukuh, ketua RT, keluarga korban, dan warga setempat turut mendatangi rumah korban.
Polisi mencatat keterangan dari saksi-saksi yang ada ditempat kejadian dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk meminta keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, Fajar Kurniawati perawat Puskesmas Sanden mengungkapkan ditemukan bekas luka atau tanda-tanda kekerasan.
"Korban sudah meninggal lebih dari dua jam setelah ditemukan, dubur juga tidak mengeluarkan kotoran, dan korban mengeluarkan sperma," ujarnya.
Ciri-ciri tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal karena bunuh diri.
Kapolsek Sanden menyatakan bahwa keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menerima kematian korban dan jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya," ujar Joko.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, diketahui korban nekat melakukan gantung diri lantaran tekanan mental setelah rencana pernikahannya batal. (cr2)
Editor : Bahana.