Atharva Dimar Sena Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Dunia, Hilang saat Hanyut di Selokan
Fahmi Fahriza• Selasa, 6 Mei 2025 | 23:57 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan apel sebelum dan sesudah melakukan proses pencarian terhadap Atharva Dimar Sena Selasa (6/5).
BANTUL - Proses pencarian terhadap Atharva Dimar Sena, 8, yang hanyut di selokan wilayah Padukuhan Sarirejo 2 RT 07, Singosaren, Banguntapan, Bantul pada Senin (5/5) resmi dihentikan.
Setelah proses pencarian yang dilanjutkan pada Selasa (6/5), Atharva ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.
"Jenazah ditemukan terapung di permukaan air," kata Kasiop Kantor Basarnas Yogyakarta Arief Sugiyarto, Selasa (6/5).
Arief mengatakan, untuk pencarian hari ke 2 sendiri Tim SAR gabungan di bagi menjadi 5 search and rescue unit (SRU). Dia menyebut, SRU 1 melaksanakan pencarian visual darat dengan penyisiran dari saluran irigasi mengarah ke pertemuan sungai Gajahwong dan dilanjutkan sampai ke grojogan dengan jarak 2 km.
Selanjutnya, SRU 2 melakukan penyisiran dengan body rafting dari LKP sampai grojogan dengan jarak 2 km. SRU 3 menggunakan LCR di daerah atas grojogan dan packraft/kayak. Kemudian SRU 4 melakukan pencarian via udara dengan menggunakan drone dan drone kapal di bawah Jembatan Gedangmas dan SRU 5 tim penyelam dari Lanal YK.
"Tim SAR gabungan yang ikut dalam proses pencarian hari ini berjumlah kurang lebih 100 personel gabungan dari semua unsur," ujarnya.
Arief menyampaikan, pada pukul 11.30, tim SAR gabungan berhasil menemukan Atharva. Disebutkan, lokasi atau tempat penemuan korban dari lokasi kejadian kurang lebih 1,1 km jauhnya.
"Korban sudah di evakuasi untuk identifikasi oleh pihak Inafis Polres Bantul. Setelah itu langsung di bawa ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga," paparnya.
Dengan ditemukannya korban, Arief menuturkan bahwa operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur yang terlibat dikembalikan pada kesatuannya masing-masing. (iza)