BANTUL - Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran di Kabupaten Bantul sampai sekarang masih belum beroperasi. Padahal, ITF Bawuran telah diresmikan 11 Maret dan masuk tahap uji coba hingga April. Namun setelah diresmikan, justru tak ada pengolahan sampah di ITF Bawuran.
Mundurnya jadwal operasional ITF Bawuran bukan kali pertama. Rencana awal, pengolahan sampah ini bisa beriperasi Mei 2024. Kemudian mundur Agustus-September 2024. Saat itu, bahkan pembangunannya pun masih belum clear. Sebab penyertaan modal untuk Perumda Aneka Dharma dibatalkan.
Hingga tahun ini, jadwal operasional yang dijanjikan Perumda Aneka Dharma masih meleset. Bahkan untuk tahap uji coba, yang diketahui hanya beroperasi saat adanya peresmian. "Setelah diresmikan, ada evaluasi alat dan kelistrikan yang mesti dirapikan," lontar Direktur Perumda Aneka Dharma Yuli Budi Sasangka Senin (14/4).
Selain itu, saluran air ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pun sedang dalam penanganan. Sehingga air lindi tidak tumpah dan bisa langsung masuk ke IPAL. Pemasangan pipa PVC masih dilakukan untuk menangani masalah tersebut. Sedangkan kendala kelistrikan, akan dilakukan pemindahan panel ke ruangan yang sudah disediakan.
Terbaru, Perumda Aneka Dharma sebagai penyelenggara kembali menjanjikan waktu operasional baru. Yakni pada akhir April. "Diupayakan akhir bulan ini dapat beroperasi," tegas Yuli.
Dia pun memastikan, sudah dilakukan manajemen meeting yang untuk merealisasikannya. Terlebih, seluruh teknisi sudah bekerja keras dari Januari sampai akhir Maret untuk menyelesaikan pembangunan ITF Bawuran.
Namun, lanjut Yuli, sampah yang diolah pada akhir April hanya 10 ton per hari. Nantinya, jumlah tersebut akan bertambah menyesuaikan kemampuan alat. "Akhir April sudah menerima sampah dari kota (Jogja, Red) dan Bantul," ungkapnya.
Dia pun belum dapat memastikan berapa sampah dari Bantul dan Kota Jogja yang akan diolah. Sebab saat ini masih dalam tahap pembahasan tipping fee. "Nanti kalau sudah resmi saya kabarkan," janjinya.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengaku, belum mendapat kepastian terkait kapan ITF Bawuran beroperasi. Saat ini, dia hanya mengetahui soal persiapan alat yang masih dilakukan. "Sekarang memang belum beroperasi," ujar Bambang. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita