BANTUL - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Code Selasa (1/4) siang. Tepatnya di Padukuhan Pandes 1, Wonokromo, Pleret, Bantul. Jasad perempuan tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Muhammad Muklis, 35, an Fandi Ferdian, 35, yang merupakan warga setempat. Saat itu, keduanya hendak mencari pasir di Sungai Code.
Namun kedua saksi justru mencium bau busuk. Lalu mereka mencari sumber bau yang menyengat itu. Setelah melakukan pencarian di Sungai Code, ada mayat mengapung dengan kondoisi terlentang dan muka sudah hancur. Kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Pleret.
Baca Juga: DPMKP2KB Gunungkidul Salurkan BLT Dana Desa Rp 10,1 Miliar, Dialokasikan Tahun Ini untuk 2.810 Warga: Ini Detailnya..
"Kedua saksi yang merupakan teman saya langsung memanggil warga dan langsung melaporkan ke polisi waktu kejadian itu," kata warga sekitar Muhammad Faisal kepada Radar Jogja, Selasa (1/4) sore.
Saat polisi datang ke TKP, evakuasi dilakukan bersama warga. Kemudian ditindaklanjuti oleh Inafis Polres Bantul dan Puskesmas.
Diketahui, jasad tersebut menggunakan kaus berwarna hitam, jakey hijau, dan celana panjang tactical warna hitam. Namun saat diperiksa, tidak ditemukan identitas sama sekali.
Baca Juga: Tristan Gooijer Kembali Didekati PSSI untuk Bela Timnas Indonesia, Begini Reaksi Pemain Keturunan Maluku..
Kapolsek Pleret AKP Herus Suryadi menjelaskan, berdasarkan hasil pemerikasaan dari Puskesmas Pleret, jasad diperkirakan sudah meninggal lebih dari empat hari. Kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat.
"Selanjutnya, untuk tindakan lebih lanjut, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," ungkapnya. (ayu/eno)