BANTUL - Bulan Ramadan bukan berarti pelaku tindak kriminal enggan melancarkan aksinya.
Baru-baru ini dialami seorang ibu rumah tangga bernama Nur Fitriani Hidayah (27).
Dompetnya dirampas orang tak dikenal saat melintas di jalan.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (07/3/2025) lalu.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, aksi pencurian itu terjadi
ketika korban sedang mengendarai sepeda motor dan menaruh dompetnya di dashboard.
Setibanya di depan SMAN 1 Imogiri, korban dipepet seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.
"Pelaku langsung merampas dompet yang berada di dashboard motor korban," ungkapnya.
Setelah berhasil melakukan aksinya, pelaku yang beridentitas Rulli Maulana Dwi Putra langsung tancap gas ke arah barat.
Korban pun sempat melakukan pengejaran, namun nahas setibanya di Jalan Imogiri Timur tepatnya di depan Pasar Imogiri, Nur mengalami kecelakaan dan dibawa ke Puskesmas Imogiri.
Sedangkan untuk pelaku perampasan berinisial RM (37) sendiri dibekuk polisi pada Sabtu (08/03/2025) siang atau sehari setelah kejadian.
"Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP sekarang sudah ditahan," tegas Jeffry. Barang bukti motor yang menjadi sarana pencurian turut diamankan polisi.
Kapolres Bantul AKBP Novita Eka mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tidak kejahatan.
Bukan berarti saat Ramadan tidak ada kejahatan.
Malah sebaliknya, di Kabupaten Bantul selama memasuki Ramadan ini sangat rawan terhadap pencurian.
Bahkan pencurian yang dilakukan sampai dibarengi dengan kekerasan.
Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari meminta, masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, harus selalu waspada untuk mengantisipasi kriminalitas selama bulan Ramadan. "Pasalnya, selama Maret 2025 telah terjadi 10 tindak pidan pencurian di Bantul," katanya, Selasa (11/3/2025).
Itu artinya hampir setiap hari selama Ramadan selalu ada aksi pencurian di Bantul.
Aktivitas masyarakat yang cenderung meningkat saat siang atau malam hari menjadi peluang pelaku tindak pidana untuk melancarkan niat jahatnya.
Dia mengingatkan, agar masyarakat Bantul tidak teledor dalam menjaga barang-barang berharganya.
Novita menyarankan langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat.
Untuk keamanan rumah, pastikan pintu, jendela, dan pagar terkunci dengan baik saat ditinggalkan, terutama saat melaksanakan ibadah tarawih atau aktivitas di luar rumah.
“Hindari menyimpan barang berharga di tempat yang mudah terlihat atau dijangkau. Nyalakan lampu di area luar rumah saat malam hari untuk menghindari potensi kejahatan,” sambungnya.
Selain itu, untuk keamanan kendaraan masyarakat diminta agar di parkir di tempat yang aman dan gunakan kunci ganda untuk mencegah pencurian.
Hindari meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, baik pada siang maupun malam hari.
Polres Bantul, kata Novita, juga akan terus mengintensifkan patroli selama bulan Ramadan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.
Tujuannya adalah untuk menjaga Kabupaten Bantul tetap aman dan kondusif. “Mari bersama kita ciptakan suasana Ramadhan yang kondusif, tertib, dan tenteram untuk kebaikan bersama,” tuturnya. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva