BANTUL- Warga Padukuhan Ngepet, Srigading, Sanden, Bantul melepas babi dari peternakan Senin (10/2/2025). Hal ini dilakukan karena pemilik peternakan tak kunjung mengosongkan kandang.
Lurah Srigading Prabowo Suganda menyebut, sebelumnya, sudah dilakukan mediasi antarwarga dan pemilik peternakan babi. Kesepakatan pengosongan kandang paling lambar Minggu (9/2/2025). "Lokasinya di tengah permukiman bikin resah," katanya Selasa (11/2/2025).
Baca Juga: Usai Pukul Istrinya Pakai Linggis, Agus Prasetyo Mengaku Sempat Nonton Voli
Karena kesepakatan tidak diindahkan, warga pun melepas babi dari kandang. Pelepasan dilakukan di depan pemilik kandang dan mendapat pengawasan dari kalurahan dan Satpol PP Bantul.
Kini kondisi kandangnya sudah kosong dan ada sekitar 50 ekor babi yang dilepas. "Infonya babi tersebut sudah diangkut dan dibawa ke kandang lainnya yang masih wilayah Bantul," sambungnya.
Baca Juga: Kasus Tambang TKD Sampang Miliki Tersangka Baru, Merupakan Direktur Utama PT Puser Bumi Sejahtera
Peternakan babi tersebut ditengarai dimiliki oleh tiga orang.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayubroto menyebut, kesepakatan untuk mengosongkan kandang tersebut sudah sejak dua bulan lalu. Pemilik peternakan babi tidak memiliki izin.
Baca Juga: Keracunan Massal di Sleman, Polisi Periksa Penyedia Makanan Siomai dari Katering yang Sama
"Mereka baru proses pengajuan izin lewat Online Single Submission (OSS),” sebutnya.
Peristiwa tersebut menjadi pembelajaran agar para pengusaha berkomunikasi baik dengan warga sekitar. Sehingga ke depan tidak terulang lagi kejadian serupa. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita