Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Target Awal Hanya 65 Persen, PHRI Bantul Sebut Okupansi Hotel sampai 90 Persen saat Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek

Khairul Ma'arif • Kamis, 30 Januari 2025 | 04:12 WIB

 

Pengunjung saat memadati kawasan Pantai Parangtritis.
Pengunjung saat memadati kawasan Pantai Parangtritis.
 

 

BANTUL – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul tidak menyangka mendapat berkah luar biasa dari libur panjang Isra Mikraj dan Imlek kali ini. Sebab okupansi hotel di Bantul mencapai 90 persen selama hampir lima hari terakhir. Padahal, target awalnya okupansi selama libur panjang ini hanya 65 persen.

Ketua PHRI Bantul Yohanes Hendra mengatakan, ekspektasinya ketika libur panjang ini okupansi maksimal sekitar 70-80 persen. Menurutnya, okupansi hotel di Bantul mulai beranjak naik sejak Jumat (24/1/2025) dan mulai menurun Rabu (29/1/2025). “Capaiannya ini jauh di luar ekspektasi,” katanya, Rabu (29/1/2025).

Apalagi libur panjang kali ini yang tidak jauh dengan libur Lebaran. Sehingga diperkirakan, tidak banyak masyarakat berwisata ke Bantul. “Mayoritas keterisian ini wisatawan yang tidur dan bermalam di Bantul,” sambungnya.

Faktor lainnya okupansi hotel di Bantul mencapai 90 persen karena hotel-hotel di Kota Jogja dan Sleman sudah mulai penuh. Dampaknya banyak pelancong mencari hotel di kawasan Bantul.

Sebab kecenderungannya, wisatawan lebih memilih hotel di Sleman atau Kota Jogja. Pilihan ketiganya baru di Bantul ketika sudah tidak mendapat tempat menginap yang diinginkan. “Tentu ini menjadi berkah bagi kami,” tuturnya.

 Baca Juga: Ramai Jadi Perbincangan, Ini Penjelasan Ketua Komite 1 DPD RI soal Gaji Guru Naik Rp 2 Juta

Kondisi tersebut juga sejalan dengan jumlah kunjungan pelancong yang masuk ke Bantul. Dari data Dinas Pariwisata Bantul ada 50 ribu lebih yang masuk berlibur ke sejumlah destinasi. Angka tersebut baru dari Sabtu (25/1/2025) hingga Selasa (28/1/2025) karena untuk Rabu data masih berjalan dan belum terekap.

Adyatama Kepariwisataan Dispar Bantul Markus Purnomo Adi menyampaikan, totalnya mencapai 57.365 pengunjung yang sudah terdata sementara. Dari angka tersebut, sementara ini Bantul mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) pariwisata mencapai Rp 821 juta. "Wisatawan 81 persen atau 48.189 ke Parangtritis," lontarnya.

 Baca Juga: Pedagang Tagih Janji! Tuntut Kepastian Lapak di Kampung Seni Borobudur

Menurutnya, Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan karena sudah menjadi ikon dari pariwisata Bantul. Capaian kunjungan yang segini banyaknya tentu melampaui pada rentang waktu yang sama di pekan lalu yang hanya mencapai 30.563 wisatawan. Lanjutnya, lonjakan wisatawan saat libur panjang ini baru mulai terasa sejak Minggu (26/1/2025) yang mencapai 18.193.

 

Sedangkan Senin (27/1/2025) ada 17.474 pengunjung dan Selasa (28/1/2025) 13.772 wisatawan. "Prediksi kami memang ketika long weekend seperti ini rata-rata kunjungan 13 ribu per harinya," tandasnya. (rul)

 

 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Keterisian #Kota Jogja #pendapatan asli daerah (PAD) #kabupaten bantul #Sleman #Isra Mikraj #PHRI Bantul #Pariwisata #Libur Panjang #Imlek #okupansi hotel #phri #okupansi #Wisatawan #kamar #pelancong #Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia #lebaran