Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diguyur Hujan Lebat, Kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Imogori Longsor Lagi

Khairul Ma'arif • Sabtu, 11 Januari 2025 | 03:52 WIB

 

MEMBAHAYAKAN PENGUNJUNG: Titik longsor di dekat kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri. Tepatnya di gapura Masjid Kagungan Pajimatan yang ambrol hingga membahayakan pengunjung yang melewati.
MEMBAHAYAKAN PENGUNJUNG: Titik longsor di dekat kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri. Tepatnya di gapura Masjid Kagungan Pajimatan yang ambrol hingga membahayakan pengunjung yang melewati.
 

BANTUL - Bencana hidrometeorologi masih menghantui  sejumlah wilayah di DIJ. Hujan yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik di Kapanewon Imogiri, kemarin (10/1) dini hari.

Setidaknya ada tiga lokasi di dua kalurahan yakni Girirejo dan Wukirsari yang terdampak bencana tanah longsor. Satu di antaranya terjadi di kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Pajimatan, Imogiri.

Panewu Imogiri Slamet Santosa membenarkan terjadinya longsor di beberapa titik di wilayahnya. Menurutnya, yang terjadi di kawasan Makam  Raja-Raja Mataram di bawah gapura Karangmelok. Berdekatan dengan Kagungan Ndalem Masjid Pajimatan.

"Lokasinya awal tangga naik Makam Raja-Raja Mataram di Pajimatan, Imogiri," katanya kemarin (10/1). Tanah longsor ini membuat talut ambrol, sehingga jalan untuk pengunjung membahayakan ketika dilalui.

Sementara dua titik lainnya berada di Girirejo. Material longsoran menutup akses jalan dan sebagian memasuki rumah. Tidak ada korban jiwa maupun terluka akibat kejadian ini.

"Relawan dan warga sekitar kini sedang gotong royong melakukan pembersihan," tambahnya. Sementara ini tenaga relawan yang dikerahkan hanya dari sekitar Imogiri saja, karena dampaknya tidak terlalu besar.

Menurutnya, talut di kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri yang longsor sedang dalam pengecekan secara teknis. Hal itu dilakukan agar penanganannya tepat dan tidak kerja dua kali. Dampak longsoran ditutup dengan terpal agar tidak terlalu parah.

Sementara itu, Lurah Wukirsari Susilo Hapsoro mengungkapkan, luasan longsor setinggi lima meter dengan panjang sekitar 20 meter. Tepatnya di depan gapura Masjid Pajimatan. Untuk penanganan di kawasan makam raja-raja ini menunggu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dan Keraton Jogja.

BPBD Bantul sudah melakukan asessment ke lokasi itu. Kejadiannya pun sudah masuk dalam pusat pengendalian operasi (Pusdalops) BPBD Bantul. Sementara dampak longsor mengenai talut dan bangket.

Supervisor Pusdalops BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah menambahkan, penyebab tanah longsor akibat hujan lebat pada Jumat (10/1) dini hari. Menurutnya, kawasan Imogiri memang memiliki wilayah yang berpotensi terhadap longsor. "Jadi memang karakteristik longsor saat musim hujan," tuturnya.

Dari proses asessment itu, masih dalam penanganan untuk dirinci. Hal ini guna mengetahui apa saja yang dibutuhkan di lokasi terdampak bencana hidrometeorologi ini. (rul/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#Girirejo #gapura #Makam Raja #Bencana #longsoran #wukirsari #Masjid Kagungan Dalem #Bantul #BPBD #mataram #Talut #Longsor #Imogiri