Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masuki Musim Liburan Nataru Rekayasa Lalin Disiapkan, Wisatawan Diimbau Berhati-hati ketika Bermain Air

Khairul Ma'arif • Kamis, 26 Desember 2024 | 03:03 WIB

 

ILUSTRASI: Rekayasa lalin yang disiapkan Polres Bantul di kawasan pantai selatan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
ILUSTRASI: Rekayasa lalin yang disiapkan Polres Bantul di kawasan pantai selatan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

 BANTUL – Rekayasa lalu lintas (lalin) di jalur wisata pantai selatan Bantul telah disiapkan. Khusus untuk musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Hanya saja, rekayasa lalin akan diberlakukan saat terjadi kepadatan kendaraan.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, rekayasa lalin yang disiapkan di antaranya dari arah Bantul menuju Pantai Parangtritis. Seluruhnya diarahkan melewati tempat pemungutan retribusi (TPR) Jalan Parangtritis ke selatan.

“Arus kendaraan di simpang empat Depok dari arah utara hanya bisa belok kiri menuju Jalan Parangtritis,” katanya Rabu (25/12/2024).

Sementara kendaraan yang melaju dari arah barat di simpang empat Depok, hanya bisa lurus. Begitu pun dari arah sebaliknya, hanya bisa lurus.

Sedangkan untuk wisatawan yang hendak meninggalkan Pantai Parangtritis dari simpang tiga Hotel Gandung, diarahkan ke barat seluruhnya menuju Pantai Depok. Nantinya, dari Pantai Depok dialihkan menuju ke barat atau Jalan Samas Bantul ke utara melalui simpang empat Depok. “Personel kepolisian dikerahkan ke jalan,” sambungnya.

Itu bertujuan untuk mengatur dan mengendalikan arus lalin kendaraan wisatawan dengan harapan tidak terjadi kemacetan. Selain itu, menghindari terjadinya antrean panjang di sekitaran kawasan wisata tersebut. "Diimbau wisatawan masuk melalui TPR Parangtritis lantas keluar melalui Jalan Samas guna mengantisipasi penumpukan arus kendaraan," ucap polisi lulusan ISI Jogjakarta ini.

Jeffry memastikan, pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini sifatnya situasional atau insidentil menurut penilaian petugas di lapangan. Ketika terjadi crowded dan mengganggu mobilitas, rekayasa lalin baru diberlakukan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengimbau, wisatawan di pantai Bantul untuk selalu berhati-hati. Utamanya ketika sedang bermain atau berenang agar memperhatikan ombak. “Palung itu kondisinya (ombak, Red) tenang,” pesannya. (rul/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kepolisian #nataru #pantai depok #Jalan Samas Bantul #Tempat Pemungutan Retribusi #jalur wisata #rekayasa lalu lintas (lalin) #depok #Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry #BPBD Bantul #libur #ombak #Bantul #crowded #Jalan Parangtritis #pantai parangtritis #TPR #Pantai Selatan #Wisatawan #kepadatan kendaraan #Rekayasa Lalin #natal 2024 dan tahun baru 2025