Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih Dekat dengan Kepala DPMPTSP Bantul Annihayah dan Kepala DPA3APPKB Bantul Ninik Istitarini

Khairul Ma'arif • Senin, 23 Desember 2024 | 15:45 WIB

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul Annihayah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul Annihayah.

BANTUL - Sejumlah perempuan hebat hadir di antara kalangan pria aparatur sipil negara (ASN) yang mendominasi di lingkungan Pemkab Bantul. Bahkan sampai menduduki jabatan kepala dinas yang memimpin arah kebijakan publik dalam berbagai bidang.

Satu di antaranya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul Annihayah. Perempuan yang sudah mengabdikan diri sebagai ASN di Pemkab Bantul sejak 1993 itu, mengaku pekerjaannya sangat menunjang kebutuhan rumah tangga untuk sehari-hari. Namun memang suaminya tetap sebagai penyangga perekonomian utama keluarganya.

 Diakui, pekerjaannya sebagai ASN dapat mencukupi perekonomian keluarganya. Ia bekerja sebagai ibadah dan menerapkan ilmu yang diperolehnya selama sekolah. Menurutnya, membantu perekonomian keluarganya dapat dilalui karena ada kerja sama dan saling pengertian dengan pasangan. "Semua kesulitan dapat teratasi, terutama pada masa-masa awal mempunyai tiga balita yang cukup merepotkan," katanya Minggu (22/12/2024).

Memiliki tiga anak yang kini beranjak dewasa membutuhkan biaya pendidikan tidak sedikit. Pekerjaannya selama ini sangat membantu perekonomian keluarganya. Annihayah menuturkan, anak terakhirnya baru memulai pendidikan di perguruan tinggi. Memiliki tiga  anak dan memperoleh karir seperti sekarang bukan pekerjaan yang mudah.

Tugas di rumah tetap menumpuk, tetapi dapat terus memiliki karir yang menanjak hingga menduduki jabatan kepala dinas. "Karena ridho Allah, doa orang tua, dukungan keluarga dan lingkungan kerja dan pimpinan yang suportif memengaruhi karier saya sekarang,” tambahnya.

Perempuan yang pernah menjabat sekretaris Dinas Pariwisata Bantul itu membeberkan, selama menjadi ASN selalu mendapat dukungan bagus di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang pernah dijabatnya. Bahkan, dikatakan, kondisi itu membuatnya tidak pernah mendapat kesulitan berarti.

Hari Ibu menjadi tempatnya merenungkan peran sebagai ibu di rumah dan di kantornya. “Apakah sudah berkontribusi maksimal,” ungkapnya. Dia memiliki prinsip sebaik-baik manusia adalah yang dapat memberikan manfaat bagi sesama.

 Berbagai terobosan sudah dilakukan selama berkarya sebagai ASN di Pemkab Bantul. Annihayah selalu mendorong teman-temannya untuk bekerja sebaik-baiknya melayani masyarakat dengan prinsip kerja memudahkan, tidak mempersulit. Sejumlah inovasi layanan sudah dilakukannya di DPMPTSP Bantul.

"Beberapa inovasi yang kami kembangkan, dua di antaranya mendapatkan penghargaan di Bantul Innovation Award (BINA) yakni Inovasi GAMPIL (Gerakan Melayani Perizinan Langsung) mendapat juara 1 di tahun 2023 dan inovasi GEPLAK (Gerakan Pendampingan LKPM) mendapatkan juara 3 di tahun 2024. Semuanya merupakan inovasi yang memudahkan  dan mempercepat layanan,” klaimnya.

 Selain Annihayah, ada juga perempuan lain yang menempati jabatan kepala OPD di Bantul. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (DPMK) Bantul Sri Nuryanti mengungkapkan, walaupun bukan sebagai penyangga ekonomi utama, juga tetap harus dapat memberikan kontribusi terhadap kehidupan keluarganya. “Ibu yang bekerja otomatis tidak untuk pribadi tetapi untuk keluarganya agar lebih sejahtera,” ungkapnya.

Kendati begitu, sebagai wanita karir tetap berperan sebagai ibu rumah tangga bagi anak dan suaminya. Masak dan bersih-bersih rumah tetap dilakukan sebagai seorang ibu, meskipun telah memiliki jabatan sebagai kepala OPD. Selain itu, Sri Nuryanti juga memiliki bisnis warung kelontong dan pembuatan sarung tangan sehingga masalah perekonomian keluarganya dapat ditangani dari beberapa sumber.

Kepala DP3AP2KB Bantul Ninik Istitarini.
Kepala DP3AP2KB Bantul Ninik Istitarini.

Selain itu, ada juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul Ninik Istitarini yang turut menjadi ibu di keluarga dan di kantornya. Karirnya dimulai sejak 1996 lalu sebagai ASN di Pemkab Bantul sehingga sangat membantu perekonomian keluarganya.

Tidak hanya bergantung pada suaminya, sehingga dapat mandiri dan mengelola dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga. "Baik untuk ibu dan anak serta suami, tetapi juga untuk bersosialisasi di masyarakat,” tuturnya.

Dia hanya membantu perekonomian keluarga dari suaminya, sehingga pendapatannya menjadikan seorang perempuan yang berdaya. Bekerja dan menjadi ibu tidak mudah, meski memang kini sudah dapat melaluinya dengan baik. (rul/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#perempuan #Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana #pria #jabatan #suami #inovasi #kepala dinas #kebutuhan #layanan #aparatur sipil negara #dpmptsp #Bantul #rumah tangga #Kalangan #lingkungan #Organisasi Perangkat Daerah (OPD) #Pemkab Bantul #perekonomian #Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu #DP3APPKB