Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pencarian Hari Ke-7 Balita Tenggelam Sungai Belik Pleret Bantul Masih Nihil, Operasi Pencarian Dihentikan

Khairul Ma'arif • Sabtu, 21 Desember 2024 | 05:20 WIB

 

HARI KE-7: Petugas gabungan masih mencari korban balita yang tenggelam di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret, bantul Jumat (20/12/2024).
HARI KE-7: Petugas gabungan masih mencari korban balita yang tenggelam di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret, bantul Jumat (20/12/2024).

BANTUL - Pencarian balita Aleena Nu'ma Syahda, 4, yang tenggelam di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret, Bantul memasuki hari ke-7 Jumat (20/12/2024). Namun selama sepekan ini, korban maih tak kunjung ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Kamal Riswandi menjelaskan, meskipun korban belum ditemukan, operasi pencarian ini resmi ditutup. Hal ini mengacu pada peraturan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Operasi SAR.

 Baca Juga: Usai Kalahkan PSIS Semarang, PSS Sleman Berambisi Permalukan Macan Kemayoran di JIS

Hanya saja, penutupan operasi SAR ini dilakukan dengan adanya evaluasi terlebih dahulu. Serta koordinasi dengan keluarga korban dan perangkat kewilayahan setempat. "Apabila muncul tanda-tanda korban maka operasi dibuka kembali," tegasnya Jumat (20/12/2024).

Menurutnya, pencarian yang dilakukan selama tujuh hari sudah sangat maksimal. Segala upaya dilakukan sampai area pencarian diperluas dengan berbagai metode pencarian.

 Baca Juga: Perampok Sekolah Nyamar Jadi Sales, Ditangkap Polres Kebumen setelah Beraksi di 10 SD

Mulai dari pencarian secara visual dengan menyisir sepanjang tepi sungai, menggunakan perahu karet hingga drone untuk pantauan udara. Personel gabungan yang terlibat dalam pencarian sejak hari pertama mencapai sekitar 100 orang. "Juga pencarian menggunakan drone kapal yang mampu melihat kondisi di dalam air," sambungnya.

Kamal mengimbau, peristiwa ini menjadi peringatan masyarakat. Musim hujan ini agar mengurangi aktivitas di sungai mengingat intensitasnya terkadang cukup tinggi. "Orang tua harus memberikan pengawasan ekstra kepada anaknya," tegasnya.

 Baca Juga: Gelar Apel Pasukan Lilin Progo 2024, Polda DIY Siapkan 3.353 Personel Disiapkan, 1.495 di Antaranya dari TNI, Linmas, dan Pramuka

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menambahkan, meskipun operasi telah selesai, kasus ini masih akan terus dipantu. Dia pun turut meminta maaf jika pencarian selama tujuh hari ini masih belum membuahkan hasil. "Namun, upaya yang dilakukan sudah sangat maksimal," ucapnya.

Dia pun berharap, agar masyarakat turut melaporkan saat menemukan tanda-tanda dari korban. (rul/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#basarnas jogjakarta #wonokromo #Tenggelam #korban #menyisir #pleret #operasi SAR #Sungai Belik #polres bantul #Bantul #balita #pencarian