BANTUL – Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Bantul berdampak pada rusaknya bangunan di Pantai Depok. Kerusakan pada 13 warung makan ini berupa asbes yang hilang terbawa angin, hingga bangunan roboh.
"Mayoritas kerusakan asbes meskipun ada beberapa tembok miring dan rangka atap roboh," ujar Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol Senin (9/12/2024).
Kondisi itu tentunya cukup membahayakan para penghuni warung serta pengunjung Pantai Depok. Sebab bangunan yang sudah terdampak bisa saja roboh. Kebutuhan para warung yang terdampak berupa asbes dan logistik untuk kerja bakti.
Total ada 353 biji asbes yang terdampak beterbangan. Sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp 53 juta. "Sebagian pemilik warung sudah melakukan perbaikan masing-masing," sebutnya.
Tidak ada korban jiwa ataupun korban luka atas kejadian ini. Warga sekitar pun melakukan gotong royong pasca-kejadian.
Sementara itu, Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok Bantul Sutarlan menambahkan, pemilik warung makan yang lapaknya terdampak tidak beraktivitas sementara waktu. Karena dilakukan perbaikan terlebih dahulu.
Kendati begitu, menurutnya, tidak berdampak pada aktivitas kuliner di Pantai Depok. "Warung yang berada di sisi barat aman dari terjangan angin kencang dan hujan deras sehingga mereka tetap buka dan melayani pengunjung," ungkapnya.
Dia menyebut, nihil korban jiwa karena memang saat kejadian warung tidak ada penghuninya. Para pemiliknya tidur di rumah masing-masing. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita