BANTUL - Volume sampah di Kabupaten Bantul diprediksi meningkat saat momen natal dan tahun baru (Nataru).
Dari data, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul pada hari biasa volume sampah mencapai 95 ton perhari.
Namun jika berkaca pada momen sebelumnya, sampah di kawasan Pantai Selatan saja mencapai empat ton per hari.
Diprediksi nantinya ketika momen Nataru yang mengundang banyak wisatawan angka tersebut bisa saja naik.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, saat Nataru volume sampah bisa mencapai 115-120 ton perhari.
Menurutnya, momen Nataru menjadi kolaborasi antar stakeholder dalam menghadapinya.
DLH Bantul menjadi satu di antara stakeholder yang turut terlibat.
"Kami menugaskan tim untuk mulai H-7 dan H+7," katanya, Senin (9/12/2024).
Edukasi sudah dilakukan DLH Bantul terhadap para wisatawan melalui kampanye bersih sampah di destinasi wisata.
Ada titik rest area yang sudah ditentukan seperti Madukismo dan kawasan Pantai Selatan Bantul.
Mantan Kepala Dukcapil Bantul mengungkapkan, disiapkan 25-30 petugas kebersihan di titik-titik destinasi wisata.
"Armada yang ada DLH Bantul miliki 25 kendaraan dan sudah siap," tegasnya.
Pengangkutan sampah di luar destinasi wisata tetap berjalan meskipun Nataru.
Itu karena memang tidak ada tanggal merah atau libur termasuk yang sudah langganan dengan DLH Bantul.
Bambang mengaku, nantinya sampah dari Nataru akan diolah di TPST Dingkikan dan Modalan.
Sementara itu Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul Yuli Hernadi menambahkan, instansinya sendiri juga turut menyiapkan petugas kebersihan.
Dia pun meyakini pasti akan ada peningkatan volume sampah terutama di destinasi pantai Bantul.
"Tidak ada penambahan personel, yang sudah ada 30 petugas akan dioptimalkan," ungkapnya.
Menurutnya, jumlah tersebut akan difokuskan di kawasan pantai selatan Bantul baik yang Parangtritis maupun Samas.
Selain itu, sampah dari kiriman dari sungai yang bermuara di pantai juga akan turut ditangani.
Nantinya, akan dibantu kalangan relawan untuk membersihkannya. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva