BANTUL - Wilayah Kabupaten Bantul masih sangat rentan terhadap ancaman bencana hidrometrologi di musim penghujan seperti sekarang ini. Kejadian terbaru di Padukuhan Ngentak, Seloharjo, Pundong pohon tumbang menimpa studio foto, Kamis (28/11/2024). Akibatnya menimbulkan kerugianya yang ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Panewu Pundong Vita Yuliatun saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, yang tumbang pohon sengon karena memang pagi hari tadi turun hujan disertai angin kencang. Di sekitar lokasi kejadian warganya mendengar suara akar pohon yang putus disusul bunyi kencang tumbangnya pohon yang menimpa studi foto.
"Studio foto milik Sugiyanto yang atapnya seng atau galvalum tertimpa pohon sengon yang jaraknya hanya 25 meter," katanya, Kamis (28/11/2024). Vita menilai, dari kejadian tersebut ditaksir kerugiannya mencapai Rp 80 juta. Kejadian tersebut mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul ke lokasi kejadian.
Baca Juga: PTPS Hilang saat Mancing di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan 38 Kilometer dari TKP
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol menambahkan, luas keseluruhan studi foto tersebut 15 meter kali lima meter. Sedangkan kerusakan yang terdampak seluas 7 meter kali lima meter. "Detail kerusakannya atap galvalum, jendela, dan internitnya," bebernya.
Evakuasi pohon dengan pembersihan sudah selesai dilakukan. Kegiatan tersebut melibatkan warga sekitar, kepolisian dan BPBD Bantul.
Sementara itu, Dukuh Ngentak Rifki Arya mengungkapkan, studio foto itu sekarang hanya dipakai untuk latihan karate pemiliknya Sugiyanto. Pohon sengon yang tumbang miliki Juman tetangga dekat studio foto. "Untuk ganti rugi sudah diagendakan untuk mediasi sehingga tidak mengundang hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Menurutnya, atas kejadian tersebut tidak ada satu pun korban jiwa dan luka. Itu karena memang tidak ada yang berada di lokasi saat kejadian.(rul/din)
Editor : Din Miftahudin