BANTUL - Pilkada Bantul 2024 sudah dilakukan pemungutan suara di 1.487 tempat pemungutan suara (TPS), Rabu (27/11/2024). Dihimpun Radar Jogja dari berbagai sumber, pasangan calon (paslon) nomor urut dua Abdul Halim Musli-Aris Suharyanta unggul perolehan hasil hitung cepat dibanding dua kontestan lainnya. Sedangkan paslon nomor urut tiga Joko Purnomo-Rony Wijaya di posisi kedua terbanyak. Sedangkan nomor urut satu Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi di posisi terakhir.
Adapun perolehan suara hasil hitung cepat sementara Halim-Aris 43,43 persen, Joko-Rony 41,34 persen dan Untoro-Wahyudi 15,23 persen. Paslon nomor urut satu Untoro sore hari langsung mendatangi rumah Halim di Wukirsari, Imogiri. Tujuannya untuk bersilaturahmi dan mengucapkan selamat kepada Halim-Aris. Dia menghargai hasil hitung cepat tersebut yang memposisikannya ada di posisi terakhir.
"Proses demokrasi itu dibenarkan untuk berkompetisi yang diakhiri dengan menag dan kalah. Atas dasar quick count paslon dua yang menang kami mengucapkan selamat," bebernya, Rabu (27/11/2024). Menurutnya, setelah ini kembali seperti semula tidak ada lagi gontok-gontokan dan sebagainya. Baginya, yang dimenangkan adalah jiwa kenegarawanan bukan membina dan memelihara permusuhan.
Baca Juga: Mengenal Tasya’a Nadifa Maajid, Mahasiswi UMY yang Mendalami Bidang Kebudayaan dan Pemberdayaan
Untoro berharap, ke depan agar Halim-Aris bisa membawa Bantul lebih baik lagi. Dia pun berterima kasih kepada relawan dan pendukungnya yang telah bekerja keras dan berupaya maksimal. "Kami apresiasi luar biasa karena sudah all out," tegasnya.
Sementara itu, Cabup Bantul nomor urut tiga Joko Purnomo pun menghargai hasil penghitungan cepat. Menurutnya, kontestasi Pilkada tak masalah ada yang menang dan kalah. Dia pun masih menunggu hasil resmi yang diputuskan KPU Bantul.
"Saya dan teman-teman tim koalisi menghormati siapa pun nanti yang menang," ungkapnya. Politikus PDI Perjuangan Bantul itu memang menyadari tidak mungkin semuanya menang. Meskipun memang penetapannya pemenangnya nanti menunggu dari KPU Bantul.
Baca Juga: Bawa Tema Pejuang Kemerdekaan, TPS 45 di Kalurahan Maguwoharjo Harap Bisa Minimalisasi Angka Golput
Sementara itu, Halim sangat berterima kasih kepada seluruh timnya baik dari koalisi maupun relawan. Dia beranggapan, berdasarkan hitung cepat ini merupakan kemenangan rakyat Bantul seluruhnya. Oleh karena itu, ini bukan kemenangan Halim-Aris semata dan partai koalisi.
Politisi PKB tersebut memaparkan, pemungutan suara sudah selesai hasilnya seperti sudah diketahui bersama dari hitung cepat. "Kami memohon dan meminta untuk seluruh pendukung tidak merayakan kemenangan dengan euforia berlebihan," tuturnya. Terutama perayaan dengan pesta-pesta yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat Bantul.
Halim menegaskan, semuanya bersaudara sehingga harus saling menghormati. Dia meminta tidak ada konvoi apalagi dengan knalpot blombong. Menurutnya, warga Bantul menjunjung tinggi kedamaian, ketentraman, dan ketertiban. "Yang tidak kalah pentingnya adalah persahabatan dengan seluruh warga terutama dengan paslon," tandasnya. (rul).
Editor : Heru Pratomo