Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rata-Rata Angka Kelahiran di Bantul di Bawah Dua Anak, Angka Total Fertilitu Rate Bantul Hanya 1,78

Khairul Ma'arif • Rabu, 20 November 2024 | 04:30 WIB
Ilustrasi angka kelahiran rendah. (google/voi)
Ilustrasi angka kelahiran rendah. (google/voi)

BANTUL - Rata-rata angka kelahiran anak Kabupaten Bantul di bawah dua orang. Hal ini merujuk pada data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul yang menunjukkan angka total fertility rate (TFR) Bantul 1,78. Itu artinya, tidak sedikit warga Bantul yang hanya memiliki satu anak.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DP3APPKB Bantul Suprabandari mengatakan, TFR Bantul yang di bawah dua itu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tidak hanya dari keberhasilan program keluarga berencana (KB).

"Seperti misalnya pasangan usia subur yang belum mempunyai anak," katanya, Selasa (19/11/2024).

Mengingat indikator keberhasilan program KB dihitung berdasarkan keikutsertaan jumlah pasangan usia subur. Sementara di Bantul, ada 151.328 pasangan usia subur. Dari jumlah tersebut ada sekitar 96 ribu atau 63,44 persen yang merupakan peserta aktif KB.

 Baca Juga: Hujan Lebat, Batu Besar Timpa Sebuah Rumah di Bruno Purworejo

"Keberhasilan KB di Bantul dilihat dari peserta aktifnya yang sudah melebih target DIY yakni 58 persen," sambungnya.

TFR 1,78, lanjutnya, tidak menjadikan kondisi Bantul akan kekurangan generasi penerus. Itu karena masih adanya kelahiran anak yang terjadi.

Sementara berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, ada sekitar 220.138 anak berusia di bawah 17 tahun. Tentunya angka tersebut bersifat dinamis setiap harinya karena ada faktor kelahiran anak yang tidak bisa ditentukan. Dari jumlah tersebut, 212.670 di antaranya sudah memiliki kartu identitas anak (KIA).

"Capaiannya sudah 96,61 persen melampaui target nasional 60 persen," beber Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo.

Menurutnya, hanya di bawah 8.000 anak Bantul yang belum memiliki KIA. Pria yang pernah menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul ini memastikan akan mengupayakan agar seluruh anak Bantul memiliki KIA. (rul/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Keluarga Berencana (KB) #Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil #kabupaten bantul #kartu identitas anak (kia) #Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana #data #Disdukcapil #anak #Bantul #angka kelahiran #progam #usia subur