BANTUL - Seorang guru di MAN 3 Bantul terkejut setelah mendapati seluruh jawaban ujian siswa benar tanpa kesalahan. Setelah diselidiki, terungkap bahwa siswa-siswa menggunakan aplikasi kecerdasan buatan (AI).
Peristiwa itu bermula saat seorang guru mata pelajaran Matematika, Nurhasanah, memeriksa hasil ujian kelasnya. Namun merasa ada yang aneh karena seluruh jawaban tepat tanpa ada kesalahan.
"Saya kaget sekali, karena jawaban soal-soal ujian yang mereka berikan sangat tepat," kata Nurhasanah, Senin (11/11/2024).
Padahal, siswa-siswa dikatahui memiliki kemampuan akademik beragam. Tertarik dengan hasil tidak biasa ini, Nurhasanah memutuskan menyelidiki lebih lanjut.
"Setelah saya tanya, siswa-siswa mengaku menggunakan aplikasi kecerdasan buatan berbasis ChatGPT untuk membantu menjawab soal-soal ujian," jelasnya.
Sebagaimana diketahui Aplikasi AI dikenal luas, karena kemampuannya dalam menyelesaikan berbagai jenis soal dan memberikan penjelasan secara cepat dan mendekati tepat.
"Kami sangat khawatir jika penggunaan teknologi AI dalam konteks ujian justru mengurangi esensi dari proses pembelajaran itu sendiri," ucapnya.
Menurutnya, ujian seharusnya menguji kemampuan berpikir kritis dan mandiri siswa, bukan sekadar menyalin jawaban dari teknologi.
Dia juga menegaskan pentingnya agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.
"Jangan sampai teknologi malah merusak integritas ujian dan kualitas pembelajaran," tegasnya.
Meski diakui teknologi dapat sangat membantu, namun integritas dan proses belajar yang sesungguhnya tetap harus dijaga.
Sebagai seorang guru angkatan lama, dia mengaku senang melihat pesatnya perkembangan teknologi. Namun dia juga mengingatkan supaya pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi.
"Semuanya bisa berjalan dengan baik jika siswa memiliki akhlak yang baik," bebernya.
Perlu dicatat, kata Nurhasanah, sumber utama ilmu salah satunya berasal dari guru. Sinergi antara teknologi dan moralitas akan menghasilkan kemajuan luar biasa. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin