BANTUL - Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Modalan, Banguntapan, Bantul sampai sekarang masih uji coba fungsi kelayakan alat. Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menargetkan TPST Modalan bisa beroperasi penuh paling lambat 10 November.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi menyampaikan, proses uji fungsi dan penyetelan alat pengolah sampah dilakukan mulai Kamis (31/10/2024). Alat yang diuji berupa pencacah, pemilah, dan pirolisis. "Kesiapannya harus betul-betul 100 persen agar operasionalnya tidak terkendala," ungkapnya.
Dikatakan, TPST Modalan nantinya akan mampu mengolah sampah hingga 50 ton per hari. Sehingga diharapkan bisa mengatasi persoalan sampah di kawasan sub urban.
Sementara itu, Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsa menambahkan, wilayahnya sendiri nantinya tidak akan hanya bertumpu pada TPST Modalan belaka. Sebab sejumlah TPS3R akan hadir di Banguntapan. "Di antaranya Potorono yang sekarang masih dalam proses pembangunan," ungkapnya.
Selain itu, ada juga TPS3R yang letaknya sama-sama di Modalan dan tidak jauh dengan lokasi TPST. “TPS3R Modalan sudah dilakukan uji coba fungsi alat,” sebutnya.
Dalam uji coba tersebut sekitar sampah lima ton dikelola dan berjalan lancar. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita