BANTUL - Kantor Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Kasihan, Bantul alami kebakaran, Selasa (29/10/2024). Beruntungnya, kebakaran dapat ditangani dengan cepat sehingga api tidak sampai membesar. Selain itu, api yang membakar tidak sampai melebar ke banyak ruangan.
Saksi mata Subardi mengatakan, awalnya mencium bau asap seperti terbakar. Namun dia mengira itu adalah sampah yang sedang dibakar. Setelah dicek tidak ada yang membakar sampah.
Dia pun mengetahui kepulan asap hitam dari ventilasi udara salah satu ruangan Kantor PLKB. "Langsung saya telpon pemadam kebakaran (damkar), baru lihat asapnya doang," ujarnya, Selasa (29/10/2024).
Setelah kedatangan damkar, api mulai terlihat dari salah satu ruangan. Pria yang juga menjabat Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Kasihan menyebut, kondisi ruangan saat itu sedang kosong. Sebab pekerja yang merupakan penyuluh berada di lapangan. “Yang terdampak kebakaran seperti printer dan kipas angin," sebutnya.
Subardi mengklaim, penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Namun dia tidak mengetahu secara pasti tentang detailnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan BPBD Bantul Irawan Kurnianto menambahkan, ada dua unit mobil damkar dan 13 personel yang dikerahkan. "Membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk dapat memadamkan api," ungkapnya.
Menurutnya, api hanya membakar satu ruangan ukuran 6x3 meter. Tidak ada korban jiwa ataupun luka tetapi kerugian materiil mencapai Rp 12 juta. Dia pun membenarkan, dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita