BANTUL – Perusahaan Daerah Aneka Dharma optismitis bisa merampungkan pembangunan intermediate treatment facility (ITF) Bawuran di Pleret, Bantul. Saat ini, progres pembangunan disebut mencapai 70 persen.
“Meleset (waktu pengerjaan, Red) itu wajar, tetapi tahun ini (targetnya, Red) sudah beres,” tegas Direktur Aneka Dharma Yuli Budi Sasangka Jumat (18/10/2024).
Menurutnya, kini hanya tinggal menunggu perakitan alat incinerator. Sebanyak 17 rangkaian mulai didatangkan secara bertahap. “Jangan sampai alatnya sampai di sini hanya ditaruh di pinggir saja, bawanya juga repot,” lontarnya.
Jika alat sudah datang dan terpasang, lanjutnya, proses finishing konstruksi akan segera dilakukan. Meski pembangunan yang tidak sesuai dengan jadwal awal, dia menyebut hal ini masih sesuai timeline. “Karena penyelesaiannya tidak semudah dibayangkan,” tuturnya.
Yuli memastikan, kelanjutan pembangunan ini melalui skema investor PT Dhaha Putra Dewa yang sudah resmi berkontrak. Namun dia enggan membeberkan nilai investasi yang disetorkan investor. Sebab dalam kesepakatannya berupa non-disclosure agreement (NDA) sehingga tidak bisa diungkapkan ke publik.
Baca Juga: Sopir Rombongan Islamic Center Bin Baz Bantul Selamat, Diketahui Warga Yogyakarta Masih 19 Tahun
Sementara itu, TPST Modalan sudah mulai beroperasi. Diproyeksikan dapat mengelola 50 ton sampah per hari. Khususnya sampah di wilayah Banguntapan dan sub-urban Bantul. “Sampai akhir tahun ini kita targetnya 15 persen, di 2025 meningkat 35 persen, nanti 100 persen di 2026,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantul Bambang Purwadi. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita