BANTUL - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantul sudah mengumpulkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) mencapai Rp 5,8 miliar sepanjang 2024. Dari nilai tersebut, sekitar Rp 3,1 miliar sudah disalurkan ke lima program yang dimiliki Baznas Bantul. Penyaluran tersebut terdiri untuk program Bantul Sejahtera, Cerdas, Sehat, Takwa, dan Peduli.
Ketua Baznas Bantul Damanhuri menyampaikan, jumlah penyaluran dari masing-masing program yang dimiliki tentu berbeda-beda nilainya. untuk Bantul Sejahtera Rp 427 juta, Cerdas Rp 101 juta, Sehat Rp 111 juta, Takwa Rp 730 juta, dan peduli Rp 1,7 miliar. “Pentasarufan sisa tahun ini sekitar Rp 1,5 miliar,” ucapnya, Rabu (2/10/2024).
Baca Juga: Seorang Ibu di Bantul Terkejut Mendapati Anaknya Tewas Gantung Diri di Rumah
ZIS Baznas tersebut akan menyasar Santripreneur Rp 60 juta, UKM Rp 75 juta, dan rumah tidak layak huni untuk enam orang Rp 125 juta. Kemudian pelatihan bisnis online dan barista Rp 70 juta, marketing internet Rp 6 juta, pengentasan stunting dan pemenuhan gizi mikro anak Rp 235 juta dan bantuan pendidikan dhuafa berprestasi SD/MI dan SMP/MTs sebanyak 1.070 anak senilai Rp 991,5 juta.
Damanhuri berharap, penyaluran ZIS Baznas Bantul ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berzakat dan beramal. Serta memastikan penyalurannya tepat sasaran untuk kesejahteraan umat.
Menurutnya, capaian ini dapat terwujud juga karena kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam penghimpunannya. Angka Rp 5,8 miliar yang sudah tercatat dikumpulkan akan Kembali bertambah di Oktober ini hingga menyentuh Rp 7 miliar.
Sementara itu, Pjs Bupati Bantul Adi bayu Kristanto mengapresiasi Baznas yang turut serta dalam penuntasan masalah kesejahteraan sosial, kemiskinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Diakuinya, pemerintah tentu tetap memiliki keterbatasan dalam pembangunan sehingga kerja kolaboratif seperti ini sangat diperlukan.
Berbagai program produktif Baznas Bantul dinilai masyarakat yang memerlukan bantuan dapat perhatian serius. “Semoga pentasyarufan ZIS ini dapat meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dia pun turut mengimbau, agar warga Bantul tidak lupa menyalurkan ZIS ke Baznas dari sebagian harta yang dimilikinya. Sebab selain untuk mendapatkan pahala, ZIS ini memiliki peran strategis untuk menolong kalangan yang membutuhkan.
Tentunya itu harus dibersamai dengan penyaluran ZIS Baznas yang produktif yang harapannya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bantul. Pembangunan SDM sangat dipengaruhi dengan akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan yang mudah dijangkau masyarakat. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita