PERINGATAN!!
BERITA INI BUKAN DIJADIKAN UNTUK CONTOH PERILAKU DAN DITIRU. KETIKA SEDANG DEPRESI ADA BAIKNYA MENDATANGI PSIKOLOG ATAUPUN DIPERIKSAKAN KEPADA DOKTER YANG TEPAT
BANTUL – Seorang ibu di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul sangat terkejut saat mendapati anaknya tewas gantung diri di rumahnya. Peristiwa nahas itu terjadi Rabu (2/10/2024) saat pagi hari.
Sumiyati berteriak sejadi-jadinya saat melihat anaknya Gaga Pribadi, 28, tewas gantung diri di rumahnya. Teriakan perempuan berusia 67 tahun itu mengundang tetangganya berdatangan ke rumahnya. Indriyanto dan Diaz Mada langsung masuk ke rumah kejadian dan sudah melihat korban tergantung.
“Lantas keduanya berinisiatif mengangkat korban dan mengambil pisau untuk memutus tali,” ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Rabu (2/10/2024).
Awalnya sempat dicek keadaan korban kemudian berusaha untuk memberikan pertolongan pertama berupa memompa dada dengan tangan dan memberi nafas buatan. Tidak adanya reaksi sehingga dibawa ke RS Ludiro dengan mengendarai motor bonceng tiga.
Sesampai di rumah sakit, diperiksa dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dibawa pulang untuk segera dimakamkan. Ketika di rumah, korban diperiksa kembali oleh Puskesmas Kasihan II yang dipimpin oleh dr Marvilia Trianawati dan tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Iptu Tono Wibowo. “Kemungkinan almarhum sekitar jam 04.00 pagi sudah menggantung, ada tanda bekas jeratan tali di leher korban, tidak ada tanda tanda kekerasan,” sebut Jeffry.
Dari tali yang ditemukan tali bukan simpul biasa. Simpul tali adalah simpul yang langsung ketat di leher. Saat diberi napas buatan, korban masih menunjukkan respons. Namun ketika dibawa ke rumah sakit, disebut sudah flat.
Pihak keluarga menerima atas kematian korban dan menganggap sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan bermaterai dan korban segera dimakamkan. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita