Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Taman Budaya Bantul Masih Menunggu Kucuran Danais, Butet Kartaredjasa Ingatkan Urgensi Kebutuhan dan Ajak Praktisi Terkait

Khairul Ma'arif • Rabu, 18 September 2024 | 03:50 WIB

Butet Kertaradjasa saat turun aksi ke Malioboro, Kamis (22/8/2024).
Butet Kertaradjasa saat turun aksi ke Malioboro, Kamis (22/8/2024).


BANTUL - Pembangunan Taman Budaya Bantul (TBB) di Kapanewon Pajangan masih menunggu kucuran dana keistimewaan (danais). Meskipun pengajuan ke Paniradya Pati sudah dilakukan, namun belum ada tanda-tanda untuk disetujui.


Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul Yanatun Yudiana mengatakan, pembangunan TBB ditaksir menelan anggaran Rp 150 miliar. Jumlah itu pun tidak bisa jika hanya mengandalkan APBD dari instansinya. "Di kami APBD Disbud hanya untuk operasional kantor," sebutnya Selasa (17/9/2024).

Dia menuturkan, pengajuan pembangunan TBB dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul. Diharapkan, pembangunan bisa terealisasi pada 2026.

Sementara itu, Plt DPUPKP Bantul Jimmy Arlan Simbolon membenarkan, jika persetujuan pembangunan TBB dengan danais masih belum disetuju. “Sekarang ini masih menunggu informasi lanjutan dari Paniradya Pati,” ucapnya.

Dia pun tidak inig, TBB akan seperti Taman Budaya Kulon Progo yang kondisinya sudah jauh dari kata standar. Sebab sejumlah fasilitas sudah mengalami kerusakan. Seperti lantainya yang sudah retak. "Orang membangun itu gampang dan cepat setelah itu kan membutuhkan perawatan yang membutuhkan programer yang baik jadwal sehinggga gedung itu tidak mubazir," pesannya.

Butet pun menyarankan, jika memang TBB belum dibutuhkan masyarakat, lebih baik tidak usah dibangun. Menurutnya, akan lebih praktis menghidupkan setiap kapanewon di Bantul dengan diberi hibah gamelan. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk latihan karawitan, menari, ketoprak, hingga wayang. "Itu jauh lebih penting karena akan berpotensi mengisi satu tempat yang kelak bernama taman budaya," lontarnya. (rul/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#dinas kebudayaan #Danais #Taman Budaya Bantul #Butet Kartaredjasa