RADAR JOGJA - Tiga sosok yang digadang-gadang akan mendampingi Abdul Halim Muslih dalam Pilkada Bantul 2024 menyisakan nama dua orang. Yakni Rony Wijaya Indra Gunawan dan Aris Suharyanta yang dipilih Tim 9 PKB Bantul untuk diserahkan ke tingkat provinsi dan diterukan ke DPP. Tidak ada nama Hanung Raharjo yang sebelumnya langsung ditunjuk oleh Halim.
Sekretaris DPC PKB Bantul Subhan Nawwawi menyebut, dua nama terpilih merupakan kandidat terkuat untuk menjadi bakal calon wakil bupati. "Iya betul yang kami bawa dari bawah Halim-Rony dan Halim-Aris," ucapnya Rabu (21/8).
Meski sudah merekomendasikan dua kandidat, dia tidak menampik jika nantinya ada pilihan lain. Namun dia kembali memastikan, Hanung tidak menjadi sosok terpilih untuk mendampingi Halim. "Tidak ada (Halim-Hanung, Red). Hanya ada Halim-Rony dan Halim-Aris," tegasnya lagi.
Subhan mengaku, sementara masih melanjutkan komunikasi dengan Partai Gerindra dan Demokrat. Itu karena antar kedua partai tersebut PKB sudah menjalin memorandum of understanding (MoU). Meski demikian, tidak menutup kemungkinan, komunikasi dengan partai lain tetap dilakukan.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto mengupayakan, Aris Suharyanta dapat menjadi pendamping Halim. Meskipun dalam MoU tidak menjelaskan Aris akan menjadi bakal calon wakil bupati.
"Yang penting kami dengan PKB sudah kerja sama untuk koalisi," ungkapnya.
Rekomendasi dari Gerindra akan menunggu dari PKB terlebih dahulu akan seperti apa. Nantinya, baru akan diusulkan rekomendasi di Partai Gerindra.
Aris pun saat ini sudah memiliki surat tugas dari Partai Gerindra. Untuk menjalin komunikasi agar mendapat pasangan menjalani kontestasi Pilkada Bantul. "Kami punya plan A, tetap menjadikan Aris menjadi pendamping Pak Halim," tegasnya.
Meski demikian, keputusan itu akan mengikuti hasil dari internal PKB. Gerindra Bantul masih memiliki keyakinan, Halim akan memilih Aris sebagai wakilnya yang diusung Gerindra. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika