Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jaringan Listrik Belum Terpasang, Mesin Pengolah Sampah di TPST Dingkikan Belum Dapat Beroperasi

Khairul Ma'arif • Rabu, 31 Juli 2024 | 06:45 WIB

ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA


RADAR JOGJA - TPST Dingkikan di Argodadi, Sedayu, Bantul dijadwalkan beroperasi awal Juli. Jadwalnya pun sempat mundur hingga pertengahan bulan. Namun hingga kini, tempat pengolahan sampah terpadu ini tak kunjung dibuka.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengaku, mundurnya jadwal operasional ini karena terkendala pemasangan listrik yang belum tuntas. “Harus ada setrumnya kalau tidak ada setrumnya gimana alatnya akan hidup nanti,” katanya Selasa (30/7).


Dia menyebut, jaringan listrik di TPST Dingkikan memiliki tegangan tinggi. Sementara ini jaringan listriknya belum terpasang karena kabel dan panel box belum siap untuk dikoneksikan. “Sekarang yang bisa kami lakukan menyiapkan sumber daya manusia atau petugasnya,” ucapnya.


Petugas yang akan bekerja, telah dilatih di TPST Sokowaten, Tamanan, Banguntapan. Sehingga mereka akan siap mengolah 20 ton sampah per hari dengan bantuan mesin.

Bambang juga mengaku, TPST Modalan di Banguntapan akan segera selesai pembangunan. Sebab kini telah mencapai 85 persen. “Semoga nanti September sudah dapat beroperasi yang Modalan,” ucap Bambang.


Sementara itu, Panewu Sedayu Anton Yulianto menyebut, progress pembangunan modul I sudah selesai dan mesin telah diuji coba. Sehingga diperkirakan, TPTS siap beroperasi pekan depan.


Sedangkan bangunan modul dua dan tiga, sedang dilakukan penyelesaian akhir. Berupa bangunan pendukung seperti gudang 1-3, pos masuk, hingga pagar yang masih dalam proses pengerjaan. “Direncanakan awal September semua pekerjaan sudah selesai,” lontarnya. (rul/eno)

Editor : Satria Pradika
#TPST #jaringan listrik #mesin pengolah sampah