RADAR JOGJA - Warga RT 40 Kampung Sebapang, Padukuhan Kaliputih kini bisa tersenyum lega. Pun dengan para petani salah satu kampung di Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, tersebut. Lantaran jalan utama kampung itu telah diperbaiki.
”Perbaikannya dengan cor blok jalan,” jelas Sigit Sukaca, ketua kelompok padat karya dana keistimewaan (danais) RT 40 Rabu (24/7).
Ya, RT 40 Kampung Sebapang salah satu dari 50 lokasi padat karya danais pada tahun 2024. Menurutnya, sebagian wilayah RT 40 berupa lahan pertanian subur. Aliran air dari saluran irigasi nyaris tak pernah berhenti.
Sehingga, sebagian warga memilih berprofesi sebagai petani. ”Ada juga yang bekerja di sektor formal,” ucapnya.
Menurutnya, jalan utama kampung cukup lebar. Bisa dilintasi kendaraan roda empat. Namun, bertahun-tahun jalan utama RT 40 belum pernah mendapatkan sentuhan pembangunan. Mulai aspal hingga cor blok jalan. Jalan utama kampung masih berupa tanah liat.
”Kalau hujan pasti, ya, seperti itu. Ada genangan air di mana-mana,” tuturnya.
Dengan kondisi itu, Sigit menceritakan, mobilitas warga terganggu. Pun dengan para petani yang akan berangkat menuju sawahnya. Karena itu, warga RT 40 begitu antusias saat akan memperoleh bantuan padat karya danais.
”Ketika ditawari akan memperoleh bantuan, kami tanpa berpikir panjang langsung membuat proposal permohonannya,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, padat karya danais dikerjakan 34 orang. Sesuai petunjuk dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul. Waktu pengerjaannya selama 12 hari. ”Yang ikut bekerja tidak hanya warga RT 40. Warga dari RT sebelah juga ikut,” katanya.
Pengerjaan cor blok jalan, Sigit mengungkapkan, hampir selesai. Berdasar petunjuk disnakertrans, cor blok jalan di RT 40 hanya sepanjang sekitar 55 meter. Kendati begitu, warga sepakat melakukan pengembangan. Rencananya, akan dikerjakan hingga 60 meter. ”Karena yang perlu diperbaiki dengan cor blok jalan masih panjang,” ujarnya.
Karena itu, Sigit berharap RT 40 tahun depan kembali mendapatkan bantuan serupa. Agar seluruh jalan utama kampung menjadi mulus.
Terpisah, Kepala Bidang Penempatan Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bantul Rumiyati menambahkan, pelaksanaan padat karya danais dimulai Senin (15/7/2024) hingga Sabtu (27/7/2024).
”Pelaksanaan selama 12 hari. Dengan melibatkan 34 pekerja,” sebutnya.
Rumi, sapaan Rumiyati, menyebut padat karya danais kali ini sebanyak 50 titik. Masing-masing titik dialokasikan anggaran sebesar Rp 55 juta. ”Salah satu tujuannya adalah pengembangan potensi wilayah,” tambahnya. (*/zam)