Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Biasa, Nikah Massal di Bantul Gunakan Kepala Kambing sebagai Mahar

Khairul Ma'arif • Rabu, 5 Juni 2024 | 04:07 WIB
UNIK: Nikah massal dilangsungkan di Bantul kemarin (4/6). Prosesi pernikahan kali ini, menggunakan kepala kambing sebagai mahar. 
UNIK: Nikah massal dilangsungkan di Bantul kemarin (4/6). Prosesi pernikahan kali ini, menggunakan kepala kambing sebagai mahar. 

 BANTUL – Sebanyak empat pasangan mengikuti pernikahan massal di Sabdoadi, Bantul kemarin (4/6). Tidak seperti biasa, mahar yang digunakan empat pasang pengantin ini adalah kepala kambing. Resepsi yang digelar turut memanfaatkan peternakan kambing yang ada.

Ketua Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Ryan Budi Nuryanto membeberkan, penggunaan kepala kambing sebagai mahar karena sebagai semangat peduli lingkungan dan mengajak berkurban. Sebab bertepatan dengan Hari Peduli Lingkungan dan menjelang Idul Adha.

Selain itu, Bantul yang terkenal yang kaya dengan peternakan dan kuliner kambing yang harus dikuatkan dan dapat mendunia. “Kami buat maharnya kepala kambing yang sudah dimasak dibayar tunai,” katanya.

Ryan menilai kepala kambing dijadikan mahar juga sebagai simbol kepala keluarga bagi mempelai pria. Namun, ada pula cincin dan seperangkat alat salat sebagai pelengkap mahar. “Pertama di dunia belum ada, di Indonesia juga belum ada,” lontarnya.

Pernikahan massal itu diikuti oleh pasangan Mei Nukhayani dan Budi Santoso, serta Mufidatun dan Paryanto. Kemudian pasangan Fransisca Muryuwati dan Nanu Arianto, serta Martini dan Pahrul Siagian.

Peserta nikah massal Mei Nukhayani mengaku senang dengan prosesia pernikahannya. Sebab hal yang dilakoninya menjadi pertama di Indonesia. “Prosesnya unik,” lontarnya. (rul/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#pernikahan massal #idul adha #Hari Peduli Lingkungan