Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seorang Penyerang SMPN 1 Kasihan yang Diringkus Ternyata Anak Putus Sekolah, Begini Motif Pelaku Melakukan Penyerangan..

Khairul Ma'arif • Jumat, 31 Mei 2024 | 22:23 WIB
Petugas keamanan berjaga di depan SMP Negeri 1 Kasihan, Bantul, pasca diserang oleh sekelompok pelajar sekolah lain, Kamis (30/5). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang satpam sekolah mengalami luk
Petugas keamanan berjaga di depan SMP Negeri 1 Kasihan, Bantul, pasca diserang oleh sekelompok pelajar sekolah lain, Kamis (30/5). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang satpam sekolah mengalami luk

BANTUL - Satu orang anak yang menyerang SMPN 1 Kasihan, Bantul dapat ditangkap warga.

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap sosok lainnya yang turut serta menyerang hingga mengakibatkan satu satpam mengalami luka.

Sekarang anak yang diamankan warga itu masih berada di Mapolsek Kasihan.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, satu anak yang masih di Mapolsek Kasihan itu inisial AAA, 15 tahun, beralamat di Mlati, Sleman.

"Statusnya putus sekolah," katanya, Jumat (31/5/2024).

Dia menuturkan, AAA ini juga turut menyabet satpam SMPN 1 Kasihan Wanyu Dito Ananda Putra dengan gesper satu kali.

Dari pengakuan sementara, motifnya melakukan penyerangan karena ikut-ikutan saja dengan teman lainnya.

Polisi sampai sekarang masih mencari pelaku lainnya.

Jeffry menghimbau, agar keluarga dan sekolah juga membantu menyerahkan putranya yang terlibat dalam penyerangan SMPN 1 Kasihan.

Hal itu guna dimintai keterangan atas peristiwa yang terjadi.

Menurutnya, ada sekitar 20 teman AAA lainnya yang masih dalam pengejaran polisi.

Selain itu, ada juga beberapa orang lainnya yang hanya turut serta dalam penyerangan.

Belum dapat dipastikan 20 orang penyerang SMPN 1 Kasihan masih di bawah umur atau tidak. (rul)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#SMPN 1 Kasihan #kabupaten bantul #Sekolah #penyerangan