RADAR JOGJA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul melakukan pengecekan ke empat titik peternakan hewan kurban. Totalnya ada dua penjual sapi dan dua penjual kambing yang didatangi tim DKPP Bantul pada Rabu (29/5/2024). Keempat titik yang didatangi semuanya berada di Kapanewon Kasihan, Bantul.
Lokasi pertama yang didatangi adalah peternakan sapi di dekat pabrik gula Madukismo. Dilanjutkan ke penjual sapi dan kambing di Kalurahan Tirtonirmolo. Lantas titik terakhir menyambangi peternakan kambing milik Adi Karnadi di Kalurahan Tamantirto.
Pengecekan yang dilakukan DKPP untuk memastikan stok dan kondisi hewan kurban. Itu karena menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, sehingga kebutuhan sapi dan kambing meningkat. DKPP Bantul turut serta seorang dokter hewan dalam pengecekan tersebut.
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo menyampaikan, dari pengecekan itu kondisi ternak seluruhnya sehat. Sehingga sapi dan kambing di Bantul aman untuk dijadikan hewan kurban. "Kondisi dari sekian ratus titik yang kami amati kondisinya sehat aman belum menemukan penyakit yang cukup berat. Stok hewan kurban aman walaupun dipenuhi dari luar," katanya Rabu (29/5/2024).
Sedangkan untuk penjualan sapi dan kambing saat ini, mulai mengalami peningkatan. Seperti yang diungkapkan pedagang sapi Ahmad Suraya. Dia sudah menjual 45 ekor sapi. Kini hanya tersisa 26 ekor saja.
Seluruh sapinya, didatangkan dari Madura. Namun sebelum dijual, dia akan mengisolasi sapi selama dua minggu. Kemudian baru dimasukkan ke kendang utama. "Yang jelas ini dimonitor terus dari Puskeswan Kasihan," ungkapnya.
Harga jual sapi, disebutnya mulai dari Rp 19 juta hingga Rp 24 juta. Ada juga harga tertinggi mencapai Rp 37 juta dengan bobot 900 kilogram. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika