Hal ini berdasarkan pemantauan langsung yang dilakukan oleh Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA) Setda DIY.
Dilansir dari Jogja Prov, Kepala Biro APSDA Setda DIY, Yuna Pancawati, memastikan bahwa stok sapi di Bantul cukup untuk memenuhi kebutuhan kurban.
Ia mengunjungi dua peternakan sapi di Pundong, Bantul, yaitu milik Widarto dan Ngatijo.
Kedua peternakan ini memiliki total 55 ekor sapi yang siap untuk dikurbankan.
Yuna juga menegaskan bahwa semua sapi yang dijual dalam keadaan sehat.
Hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bantul.
Harga sapi di Bantul juga terpantau stabil antara Rp23 juta hingga Rp25 juta per ekor. Harga ini tidak mengalami kenaikan menjelang Iduladha.
Pembeli sapi di Bantul tidak hanya berasal dari lokal Bantul, tetapi juga dari Kota Yogyakarta dan bahkan luar DIY seperti Kota Bekasi.
Meskipun stok sapi aman, stok kambing di Bantul masih terbatas.
Permintaan kambing di Bantul mencapai rata-rata 700 ekor per hari, sedangkan peternakan lokal hanya mampu menyediakan sekitar 300 ekor per hari.
Baca Juga: GEJAYAN MEMANGGIL! Pecinta Kuliner Segera Merapat: Deretan Menu yang Bikin Nagih!
Oleh karena itu, Pemkab Bantul mengizinkan ternak kambing dari luar untuk masuk ke Bantul dengan tetap memperhatikan kesehatan hewan ternaknya.
Harga kambing di Bantul bervariasi tergantung bobotnya.
Harga kambing terpantau mulai dari Rp2,5 juta per ekor.
Stok hewan kurban di Bantul, khususnya sapi, dipastikan aman dan sehat untuk Iduladha 2024.
Harga sapi pun terpantau stabil. Sementara itu, stok kambing masih terbatas, sehingga Pemkab Bantul mengizinkan ternak kambing dari luar untuk masuk ke Bantul.
Editor : Bahana.