Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Entok Misterius Jadi Penyebab Laka Lantas di Jalan Parangtritis, Warga Mengaku Tidak Mengetahui Asal Mentok

Khairul Ma'arif • Selasa, 28 Mei 2024 | 03:30 WIB
INI LHO: Lokasi kejadian laka lantas di depan rumah Sarinem dan mentok yang sudah dibakar. Sebelumnya mentok ini disebut menjadi penyebab kecelakan di Jalan Parangtritis, Tanjung Karang, Bantul.
INI LHO: Lokasi kejadian laka lantas di depan rumah Sarinem dan mentok yang sudah dibakar. Sebelumnya mentok ini disebut menjadi penyebab kecelakan di Jalan Parangtritis, Tanjung Karang, Bantul.


RADAR JOGJA - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di Jalan Parangtritis, Tanjung Karang, Patalan, Bantul masih menyisakan tanda tanya besar. Itu karena kehadiran mentok menjadi penyebab utama laka lantas yang dialami satu keluarga asal Jetis, Bantul tidak diketahui milik siapa. Bahkan warga sekitar lokasi kejadian tidak ada yang mengetahui asal muasal mentok.


Seperti dituturkan Haryanti yang rumahnya hanya bersebrangan dengan lokasi laka lantas. Dia mengakui, tidak mengetahui pemilik mentok yang membuat kaget pengendara motor Nurdiono. Menurutnya, saat kejadian sedang berada di dalam rumah.


"Tiba-tiba terdengar suara keras dari luar rumah mak jedor gitu seperti benturan," tuturnya Senin (27/5/2024). Mendengar suara tersebut, dia langsung ke luar rumahnya dan mendapati Nurdiono bersama anak serta istrinya sudah mengalami laka lantas. Perempuan berusia 52 tahun itu mengungkapkan, saat dilihatnya motor Beat nopol AB 2406 CR yang dikendarai Nurdiono sudah naik ke sudut rumah warga setempat. Tepat di dekat pot.

Khairul Ma
Khairul Ma


Dia memastikan, warga sekitar rumahnya tidak ada yang memelihara mentok. Kehadirannya tentu juga membuat pertanyaan baginya. Haryanti pun merasa sangat janggal dengan kehadiran mentok tersebut.


Sementara itu, warga lainnya Sarinem yang rumahnya ditabrak Nurdiono juga mengatakan hal senada. Dia juga tidak mengetahui asal muasal mentok. Dia hanya mengetahui, motor yang dikendarai Nurdiono itu melaju dengan kecepatan tinggi.


"Menabrak mentok di sisi utara, terus sepertinya mental dan menabrak pojokan dekat pagar rumah. Mungkin saking kencangnya karena tidak mungkin mental kalau tidak kencang," bebernya.


Ketika dia ke luar rumah, sudah mendapati motor di pojokan dan yang memboncengkan duduk di depan pagar. Perempuan 60 tahun itu membeberkan, waktu kejadian pada pukul 14.00. Pada waktu itu, jalan di depan rumahnya dalam keadaan sepi.


Mentok yang kehadirannya cukup janggal itu, sekarang sudah dibakar oleh Sarinem. Saat dibakar kondisi mentoknya sudah dalam keadaan mati. Sarinem pun menyempatkan takziah ke rumah korban.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menambahkan, sekarang Nurdiono masih dalam perawatan di RSUD Panembahan Senopati. Sedangkan istrinya Fitri Maisaroh, 38, dan anaknya Lintang Talita Putri, 8, sudah dimakamkan di Sumberagung, Jetis, Bantul. (rul/eno)

Editor : Satria Pradika
#kecelakaan lalu lintas #mentok #pagar rumah #laka lantas #entok #polres bantul #RSUD Panembahan Senopati #Jalan Parangtritis #takziah