Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dishub DIY Temukan Bus Ngeyel Turun lewat Bukit Bego, Biasanya ketika Tak Dijaga Petugas, Padahal Rawan Kecelakaan karena Jalur Ekstrem

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 25 Mei 2024 | 03:50 WIB
BERBAHAYA: Meski telah diberi rambu larangan turun, Dishub DIY masih menemukan bus pariwisata ngeyel turun Lewat Bukit Bego, Imogiri, Bantul.
BERBAHAYA: Meski telah diberi rambu larangan turun, Dishub DIY masih menemukan bus pariwisata ngeyel turun Lewat Bukit Bego, Imogiri, Bantul.



RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY masih menemukan supir bus pariwisata yang melintasi turunan jalan di Bukti Bego, Bantul. Padahal, Dishub telah memasang larangan bus turun lewat jalur tersebut sejak April 2024.


Kepala Bidang Dalops Dishub DIY Sumariyoto menyampaikan, maraknya kecelakaan bus pariwisata yang menimpa siswa sekolah saat study tour menjadi fokus perhatian tersendiri. Belajar dari peristiwa itu, Dishub telah memasang rambu larangan khusus bus untuk turun melalui jalur Bukit Bego, Kalurahan Wukirsari, Imogiri.


"Pemasangan di beberapa titik yaitu dari Patuk, Tugu Terong sampai di Songgo Langit," ujar Sumariyoto saat dikonfirmasi Jumat (24/5).


Beberapa rambu yang terpasang melarang bus turun melalui jalur Imogiri itu, untuk mengantisipasi terulangnya kejadian di Bukit Bego pada Februari lalu. "Yang tidak boleh turun. Untuk bus yang naik masih diperbolehkan," tuturnya.


Walaupun telah diapasang rambu larangan, ia menyampaikan masih saja ditemukan supir bus yang nekat turun lewat jalan itu. Ketika tugas di lapangan, Sumariyoto juga sempat memutarbalikkan bus yang tetap akan nekat melintas, beberapa waktu yang lalu. "Saya kemarin cuma nyegat dua kali, yang satu saya suruh balik, yang satu terpaksa piknik ke Seribu Batu," jelasnya.


Mengantisipasi hal itu, Dishub DIY juga menerjunkan beberapa personel untuk menjaga area tersebut. Namun personel yang berjaga tidak setiap hari, melainkan saat momen long weekend. "Kalau tidak dijaga pelanggaran masih banyak," tandasnya.
Mayoritas bus yang melintas di kawasan Bukit Bego beralasan mencari jalur alternatif menuju area objek wisata Parangtritis dan sekitarnya.

Setelah menjajaki area objek wisata hutan pinus atau Heha Sky View, kebanyakan bus akan lewat jalur itu.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY Rizki Budi Utomo membenarkan setelah dipasangi rambu lalu lintas masih banyak bus yang turun lewat jalur Bukit Bego. "Ada beberapa memang yang melanggar saat tidak ada petugas yang berjaga," ujarnya.


Rizky mengimbau para supir bus agar selalu menaati aturan lalu lintas beserta rambu-rambunya. Khususnya rambu batas kecepatan. "Kebanyakan lakalantas di DIY dengan fatality index yang tinggi banyak terjadi karena itu," ungkapnya. (oso/laz)

Editor : Satria Pradika
#bus #Wisata Parangtritis #jalur ekstrem #dishub diy #Bantul #Bukit Bego #rawan kecelakaan