BANTUL – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menjadi peraih suara terbanyak pada Pemilu 2024 di Kabupaten Bantul. PDIP berhasil meraih 165.118 suara.
Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten yang digelar sejak Rabu (28/2) hingga Jumat (1/3) malam. Juga berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Bantul No 312/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Bantul 2024, dari 629.465 suara sah.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempati posisi kedua dengan 95.541 suara.
Di bawahnya ada Partai Gerindra dengan 72.513 suara, PKS dengan 64.405 suara, Partai Golkar dengan 59.173 suara.
Lalu, disusul oleh PAN dengan 43.750 suara, Partai Demokrat dengan 32.538 suara, PPP dengan 30.816 suara, dan Partai Ummat dengan 24.709 suara.
Sementara NasDem dengan 11.796 suara, PBB dengan 11.063 suara, serta PSI dengan 9.184 suara.
Kemudian Partai Buruh dengan 2.901 suara, Partai Gelora dengan 2.130 suara, Perindo dengan 1.838, Partai Garuda dengan 761 suara, Partai Hanura dengan 595 suara dan PKN dengan 343 suara.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul Joko Purnomo mengatakan, dari hitungan internal yang dilakukan, PDIP Bantul hanya bisa menambah satu kursi dari enam daerah pemilihan (dapil).
Di mana, masing-masing dapil hanya dapat dua kursi. Sehingga saat ini totalnya PDIP mendapatkan 12 kursi di DPRD Bantul periode 2024-2029. Sementara targetnya adalah 17 kursi.
“Itu dari jumlah perolehan suara yang dihitung melalui data C1 yang dihitung secara manual. Kami belum bisa memperoleh hasil yang maksimal sesuai dengan yang ditargetkan,” ujarnya, Minggu (3/3).
Sementara Partai Ummat mampu menjadi partai 10 besar dengan suara terbanyak di Bantul.
Partai yang baru berkontestasi dalam Pemilu 2024 ini mampu mengungguli partai lama seperti NasDem dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Dengan perolehan suara tersebut, partai besutan Amien Rais itu mendapat jatah satu kursi di DPRD Bantul untuk periode 2024-2029. Perolehan kursi tersebut dari dapil Bantul 1 yang meliputi Kapanewon Bantul dan Sewon.
Dari dapil tersebut, caleg Suwandi menempati posisi pertama suara terbanyak. Berpeluang besar masuk ke dewan.
Ketua DPD Partai Ummat Bantul Habibi Ash Shiddieqi menjelaskan, meski tergolong partai baru, Partai Ummat banyak diisi oleh wajah-wajah lama eks partai lain.
Contohnya adalah Suwandi yang merupakan mantan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Enam kursi itu target ambisi, tapi target realistis kemarin sempat di angka tiga atau empat kursi,” ungkap Habibi. (tyo)
Editor : Amin Surachmad