JOGJA - Pandemi Covid-19 yang sempat melanda tak ayal memiliki dampak yang efeknya masih terasa hingga saat ini.
Termasuk, mempengaruhi mental dan perilaku para mahasiswa yang banyak berubah dipengaruhi oleh pandemi.
Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi UMY Erwan Sudiwijaya mengatakan, secara umum merasakan perbedaan yang cukup signifikan antara mahasiswanya yang berkuliah sebelum dan sesudah pandemi.
Ia menuturkan, mahasiswa yang baru masuk pasca pandemi secara umum lebih banyak yang berperilaku introvert serta banyak yang bersinggungan dengan persoalan mental.
"Harus diakui mahasiswa baru sekarang ini banyak yang menggaungkan mental health dan banyak yang introvert," katanya, Senin (22/1).
Erwan memperkirakan, perilaku tersebut bisa terjadi karena banyak dari mereka yang tidak merasakan serta memiliki pengalaman yang relevan tentang sekolah atau kuliah offline.
"Mereka kan dari SMA sampai awal kuliah banyak online, gak ada pengalaman offline dan itu cukup berpengaruh," sebutnya.
Dalam prosesnya, Erwan mengaku beberapa kali mendapat cerita dari para mahasiswanya yang justru tidak cukup nyaman dengan situasi kuliah yang bising dan ramai.
"Ada mahasiswa yang cerita kalau dia takut karena di kelas terlalu bising, takut bersosialisasi dengan teman-temannya," terangnya.
Baca Juga: Sudah Tua dan Tak Mampu Tampung Pegawai, Revitalisasi Gedung BPN Purworejo Ditarget Selesai Februari
Untuk mensiasati persoalan tersebut, Erwan mengungkapkan, pihak kampus memiliki peranan yang sangat penting untuk turut menyelesaikan persoalan-persoalan mahasiswa.
Salah satu langkah nyata, yang menurutnya, perlu diterapkan di semua kampus saat ini adalah menyediakan layanan konseling profesional bagi para mahasiswa.
"Konseling di kampus itu menurut saya penting, karena banyak yang kelihatannya baik-baik saja tapi aslinya punya masalah," lontarnya.
Ia juga menambahkan, adanya tragedi bunuh diri yang menimpa mahasiswi UMY beberapa bulan silam juga menjadi salah satu pemantik untuk terus menyediakan layanan konseling bagi para mahasiswa.
"Sekarang pendekatan para dosen ke mahasiswa juga jadi lebih personal dan humanis," tandasnya. (iza)