Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Janjikan Infrastruktur, Pemkab Bantul Pastikan Pembangunan TPST Sedayu Tetap Terlaksana

Gregorius Bramantyo • Rabu, 17 Januari 2024 | 01:54 WIB
SIAP: Lurah Argodadi Prayitno (kiri) bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Argodadi Muhammad Hisyam usai beraudiensi dengan bupati Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (16/1).
SIAP: Lurah Argodadi Prayitno (kiri) bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Argodadi Muhammad Hisyam usai beraudiensi dengan bupati Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (16/1).

BANTUL – Sejumlah perwakilan warga Padukuhan Dingkikan, Kalurahan Argodadi, Sedayu, Bantul, menemui Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (16/1).

Kedatangan sejumlah perwakilan warga itu berkaitan dengan keberatannya atas rencana pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).

Audiensi tertutup itu berlangsung sekitar satu jam. Selain bupati Bantul, dalam audiensi itu juga hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Bantul. Seperti Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Bappeda, dan Dinas Pekerjaan Umum.

Usai pertemuan itu, warga Dingkikan yang semula keberatan atas pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) mulai melunak dan bersedia membuka diri.

Lurah Argodadi Prayitno mengatakan, warga Dingkikan meminta penjelasan terkait dampak ke depan dengan adanya TPST tersebut.

Ini agar jangan sampai masyarakat menerima dampak negatif yang dapat membuat resah.

"Intinya itu saja, setelah ada penjelasan masyarakat bisa menerima. Mudah-mudahan nanti juga bisa terealisasi semua yang dijanjikan oleh pak bupati,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/1).

Sebelumnya sejumlah warga semapt keberatan. Lantaran khawatir akan dampak dari adanya TPST yang dapat meresahkan masyarakat. Entah itu polusi atau limbah. “Tapi ternyata setelah ada penjelasan dari pak bupati, itu semua akan bisa teratasi,” ungkap Prayitno.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Argodadi Muhammad Hisyam menuturkan, masih akan ada tindak lanjut untuk sosialisasi kepada warga. Ia berharap tidak ada dampak buruk bagi warga Dingkikan.

Hisyam mengakui, bupati Bantul menjanjikan untuk membangun sejumlah infrastruktur di padukuhan tersebut. Untuk itu, menurutnya, tidak ada alasan lagi bagi warga Dingkikan untuk menolak pembangunan TPST.

“Cuma kami masih meminta satu hal lagi, yakni sosialisasi secara umum,” ujarnya.

Bupati Bantul sendiri berjanji akan memprioritaskan membangun sejumlah infrastruktur untuk kebutuhan masyarakat Dingkikan. Seperti cor blok dan drainase perumahan yang tidak layak huni.

“Sudah dijanjikan dan ditawarkan untuk warga masyarakat. Sosialisasi kami minta secepatnya, lebih cepat lebih baik,” ucap Hisyam.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, sosialisasi untuk pembangunan TPST Sedayu telah dilakukan Pemkab beberapa waktu lalu. Namun ada beberapa hal yang perlu diperjelas lagi.

"TPST ini diintegrasikan dengan pembangunan di sekitar dusun yang terdampak. Dan TPST itu nanti bukan tempat pembuangan akhir, tapi industri pengolahan sampah baik organik maupun nonorganik," jelasnya.

Karena itu adalah TPST, maka di tempat tersebut akan ada pemilahan dan pengolahan sampah. Sehingga setiap hari ada 30 ton yang akan diolah menjadi bahan baku sektor industri dan pertanian.

Di mana, sampah organik akan menjadi pupuk dan sampah anorganik akan menjadi bahan baku untuk industri lanjutan.

"Jadi ini bukan tempat pembuangan sampah. Kami jamin polusi itu akan kami tekan sekecil mungkin, tidak akan menimbulkan bau," tegas Halim.

Ia menambahkan, Pemkab Bantul akan membangun infrastruktur di dua padukuhan terdapak, yakni Dingkikan dan Ngepek. Pemkab Bantul juga mendata infrastruktur yang ada.

Juga, akan memperbaiki infrasruktur seperti jalan, bangunan maupun fasilitas umum yang ada di dua padukuhan tersebut. Termasuk pemasangan lampu penerangan jalan.

“TK PKK 26 nanti juga akan kami perbaiki. Nanti kami juga prioritaskan masyarakat sekitar untuk bekerja di instalasi TPST," tandas Halim. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#Abdul Halim Muslih #Sampah #bupati bantul